GOSULUT.ID – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki (ZUS) Mohammad Ardiansyah diminta mengundurkan diri dari jabatannya.
Permintaan ini disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Gorontalo Utara (Gorut) Dheninda Chaerunisa yang menilai Mohammad Ardiansyah telah gagal menjalankan tugasnya dalam memimpin rumah sakit kebanggaan masyarakat Gorut.
“Direktur sekarang ini tidak becus urus rumah sakit, saya sarankan mending (mundur) diganti saja dengan orang yang bisa kerja,” ujar Dheninda kepada awak media usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas sejumlah keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan RSUD ZUS, Selasa (21/04/2026).
Ia bahkan menyebut bahwa kinerja Direktur RSUD ZUS saat ini sangat melukai hati masyarakat, terlebih banyak kasus yang timbul tanpa ada penyelesaian.
Ditambah lagi dengan gagalnya RSUD ZUS menerima bantuan alat kesehatan (Alkes) dari Pemerintah Pusat karena persoalan kapasitas listrik yang belum memenuhi syarat.
Menurutnya, rumah sakit tersebut sudah seharusnya memenuhi standar kelistrikan agar bisa menerima bantuan tersebut.
Namun, kapasitas listrik di RS ZUS saat ini disebut hanya 150 KPH, sementara syarat minimal yang ditetapkan mencapai 450 KPH.
Selain itu, politisi muda tersebut juga menyoroti kondisi pasokan listrik di rumah sakit yang sebagian masih mengandalkan mesin genset.
Ia menegaskan, persoalan listrik di rumah sakit bukan sekadar menyangkut kenyamanan pasien, tetapi berkaitan langsung dengan keselamatan dan nyawa pasien yang membutuhkan pelayanan medis optimal.
“Listrik di rumah sakit itu bukan soal nyaman atau tidak nyaman, tapi soal nyawa pasien,” tegas Dheninda.








