GOSULUT.ID – Camat Telaga Biru Rusdiyantho Sjahrain kena semprot Kepala Desa (Kades) Pentadio Barat Supriadi Napu buntut pernyataan camat ke media yang mempertanyakan keterlambatan gaji cleaning service (CS) selama 6 bulan.
Supriadi menyayangkan Camat langsung memberi keterangan ke publik tanpa mengklarifikasi lebih dulu ke pemerintah desa.
“Statement Pak Camat itu perlu dipertanyakan. Beliau memberikan klarifikasi sebagai kapasitas apa? Sebagai Camat atau Ketua Asosiasi BPD Kecamatan Telaga Biru?” ujar Supriadi.
Menurut Kades, hingga saat ini belum ada komunikasi dari kecamatan terkait persoalan tersebut.
“Beliau hanya bertanya kepada Ketua BPD, tidak bertanya kepada kami. Sampai sekarang tidak ada komunikasi dengan pemerintah desa,” katanya.
Supriadi juga menyoroti pemahaman Camat terhadap APBDes. Padahal kecamatan adalah pihak yang melakukan verifikasi sebelum APBDes dikirim ke Dinas PMD.
“Berarti pak Camat juga tidak tahu APBDes ini. Sementara kecamatan yang memverifikasi APBDes sebelum dibawa ke Dinas PMD,” tegasnya.
Ia kemudian membeberkan penyebab gaji CS belum bisa dibayar. Awalnya anggaran bersumber dari Dana Desa, namun saat verifikasi diminta dialihkan ke Pajak Bagi Hasil.
“Awalnya anggarannya dari Dana Desa. Saat verifikasi, PMD meminta agar dialihkan ke PBH karena adanya efisiensi anggaran Dana Desa. Sampai sekarang PBH belum masuk, sehingga belum bisa dibayarkan,” jelasnya.
Sebagai pembina wilayah, Supriadi mengaku masih menunggu koordinasi dari Camat.
“Harusnya ada komunikasi dengan saya. Saya sampai sekarang masih menunggu koordinasi dari Pak Camat,” ujarnya.
Sebelumnya, Camat Telaga Biru dalam keterangannya ke salah satu media mempertanyakan alasan gaji CS belum dibayarkan dan meminta agar segera dibayarkan.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media ini tengah berupaya mendapatkan tanggapan resmi dari Camat Telaga Biru.






