GOSULUT.ID – Menjelang laga final Piala Dunia 2026, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo mengimbau masyarakat agar tidak melakukan konvoi kendaraan secara ugal-ugalan usai nonton bareng (nobar).
Kapolda memahami tingginya antusiasme warga Gorontalo dalam menyaksikan pertandingan final. Namun ia meminta euforia kemenangan maupun kekalahan tim tidak dilampiaskan dengan cara yang mengganggu ketertiban umum.
Ia mengajak seluruh pendukung untuk merayakan dengan tertib, menjunjung tinggi sportivitas, dan saling menghormati antar suporter.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk menikmati pertandingan Piala Dunia 2026 dengan tertib, menjunjung tinggi sportivitas, serta saling menghormati antarsuporter. Jadikan momen ini sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan memicu perselisihan,” ujarnya, Minggu (19/07/2026).
Menurut Kapolda, momentum sepak bola empat tahunan ini harus menjadi sarana mempererat persaudaraan, bukan justru memicu konflik.
Selain melarang konvoi ugal-ugalan, Kapolda juga meminta warga menghindari penggunaan knalpot bising, konsumsi minuman keras, dan tindakan provokatif selama kegiatan nobar berlangsung.
Ia juga mengingatkan penyelenggara nobar untuk memperhatikan kapasitas tempat, menjaga kebersihan, dan memastikan keamanan penonton.
Kapolda berharap seluruh rangkaian pertandingan final Piala Dunia 2026 di Gorontalo dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Imbauan serupa telah diteruskan jajaran Polda Gorontalo ke seluruh Polres dan Polsek agar disampaikan ke masyarakat di masing-masing wilayah.
Dengan menjaga ketertiban, pesta sepak bola dunia diharapkan membawa kegembiraan tanpa merugikan masyarakat lain.






