Scroll ke bawah untuk membaca
 
Provinsi Gorontalo

Lewat LEBEGACOR, BI Gorontalo Sabet Predikat Gold GENTING Summit 2026

15
×

Lewat LEBEGACOR, BI Gorontalo Sabet Predikat Gold GENTING Summit 2026

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Bank Indonesia (BI) Gorontalo sukses membawa pulang penghargaan nasional Predikat Gold Mitra Orang Tua Asuh (OTA) dalam ajang Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Collaboration Summit 2026 di Jakarta, Rabu (5/11/2026).

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Kepala BKKBN, Wihaji.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja kolaboratif BI Gorontalo dalam mendukung pembangunan keluarga dan upaya mempercepat penurunan angka stunting di Provinsi Gorontalo.

Kunci keberhasilan tersebut ada pada Program LEBEGACOR (Literasi Bersama – Gerakan Cegah Stunting dan Cinta Rupiah). Program ini merupakan hasil kerja bersama BI Gorontalo dengan BKKBN Provinsi Gorontalo, Pemkab Gorontalo, Pemkab Bone Bolango, dan Pemprov Gorontalo.

LEBEGACOR sendiri menggabungkan dua hal yang selama ini berjalan sendiri-sendiri, yakni edukasi kesehatan keluarga dan literasi ekonomi.

Di dalam program ini, pencegahan stunting dan pemenuhan gizi keluarga dikemas menjadi satu dengan materi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, serta cara mengelola keuangan rumah tangga secara bijak.

Program ini pertama kali digelar pada 10 Maret 2026 di Kabupaten Gorontalo. Sejak saat itu, LEBEGACOR terus bergulir dan hingga September 2026 sudah memasuki Jilid XII.

Selama berjalan, program ini tercatat sudah menyentuh lebih dari 1.500 Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Gorontalo.

Teknis pelaksanaannya pun dibuat tidak membosankan. Edukasi soal Rupiah disampaikan secara interaktif lewat penyuluhan tatap muka, diskusi kelompok, kuis, hingga praktik langsung mengenali uang asli.

Masyarakat diajak mengenali ciri keaslian Rupiah lewat metode “5 Jangan” dan “3D (Dilihat, Diraba, Diterawang)”. Selain itu, kegiatan juga dibarengi edukasi gizi dan pemberian bantuan nutrisi untuk keluarga binaan.

Agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan, BI Gorontalo juga menggelar Training of Trainers (ToT) bagi para penyuluh Keluarga Berencana (KB).

Sebanyak 113 penyuluh KB dari Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, hingga Kabupaten Bone Bolango dibekali materi yang sama, mulai dari CBP Rupiah, penggunaan QRIS, hingga pelindungan konsumen.

Para penyuluh inilah yang kemudian menjadi perpanjangan tangan BI Gorontalo di lapangan. Dengan jejaring penyuluh yang sudah menyebar sampai ke pelosok, edukasi bisa menjangkau keluarga binaan BKKBN secara lebih merata dan terus-menerus.

Dengan raihan Predikat Gold ini, BI Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Ke depan, sinergi antara pencegahan stunting, literasi Rupiah, dan digitalisasi sistem pembayaran ditargetkan bisa menjangkau lebih banyak keluarga, demi mewujudkan masyarakat Gorontalo yang sehat, berdaya, dan sejahtera.

Share :