Scroll ke bawah untuk membaca
Provinsi Gorontalo

Desakan Menguat, Kursi Direksi BSG Jatah Gorontalo Jangan Diisi Orang Luar

199
×

Desakan Menguat, Kursi Direksi BSG Jatah Gorontalo Jangan Diisi Orang Luar

Sebarkan artikel ini
Eks Kakanwil BSG Gorontalo Sjahron Botutihe (kiri), Kes Pincab BSG Limboto Jusuf Husain (tengah) dan Pincab BSG Kota Gorontalo Tomy Gobel (kanan).
 

GOSULUT.ID – Desakan agar kursi Direksi Bank SulutGo (BSG) jatah Gorontalo tetap diisi putra daerah semakin menguat menjelang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang rencananya digelar dalam waktu dekat.

Sejumlah tokoh Gorontalo menolak keras jika posisi Direktur Dana dan Treasury yang menjadi jatah perwakilan Gorontalo, justru diisi oleh calon dari luar daerah.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Penolakan ini mencuat setelah beredar informasi adanya calon dari Manado yang menggunakan tim sukses dan menginap selama lima hari di Hotel Amaris untuk melobi kepala daerah di Gorontalo.

“Beberapa tokoh Gorontalo tidak setuju orang luar daerah, karena ini khusus perekrutan Direksi BSG yang mewakili putra daerah Gorontalo,” tegas sumber yang tidak ingin namanya disebut kepada Gosulut.id, Kamis (22/10/2026).

Diketahui, RUPS tersebut digelar untuk mencari pengganti Rudiyanto Katili yang saat ini menjabat Kepala Wilayah BSG Gorontalo, setelah dinyatakan tidak lulus fit and proper test (FPT) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Padahal, Gorontalo memiliki kader-kader terbaik yang dinilai sangat layak mengisi posisi tersebut. Di antaranya Sjahron Botutihe eks Kakanwil BSG Gorontalo, Jusuf Husain eks Pincab BSG Limboto dan Tomy Gobel yang saat ini menjabat Pincab BSG Kota Gorontalo.

“Mereka ini benar-benar layak dan pantas untuk mewakili Gorontalo di kursi tersebut. Jangan sampai jatah Gorontalo justru diambil orang luar,” pungkas sumber.

Share :