Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Alasan Kocak Anggota DPRD Jember Main Game saat Rapat: Lupa Kasih Makan Sapi

74
×

Alasan Kocak Anggota DPRD Jember Main Game saat Rapat: Lupa Kasih Makan Sapi

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Jember minta maaf usai viral main game dan merokok saat rapat. (Foto: Istimewa)

GOSULUT.ID – Aksi seorang anggota DPRD Jember yang kepergok bermain gim saat rapat paripurna menuai sorotan. Alasannya pun tak biasa mengaku lupa memberi makan sapi di gim pertanian.

Anggota DPRD Jember dari Fraksi Gerindra, Achmad Syahri As Siddiqi, terekam kamera sedang bermain gim sambil merokok di ruang rapat. Rekaman itu viral dan memicu kritik karena rapat paripurna seharusnya menjadi forum serius membahas persoalan rakyat.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember Hanan Kukuh Ratmono pun sudah menanyakan langsung alasan Syahri main gim saat rapat.

“Saya sempat menanyakan alasan yang bersangkutan bermain gim, katanya lupa belum memberi makan sapi-sapi dalam permainan gim pertanian,” kata Kukuh usai rapat fraksi di DPRD Jember, dilansir dari Liputan6.com.

Kukuh menjelaskan, kasus ini sudah ditindaklanjuti secara internal. Syahri telah menjalani sidang etik di Majelis Kehormatan Partai Gerindra di Jakarta. Hasilnya, ia mendapat sanksi peringatan keras dan terakhir.

“Kami akan tegak lurus terhadap hasil keputusan tersebut. Kalau ada kesalahan serupa dilakukan Syahri, sanksi yang lebih berat yakni pemberhentian sebagai anggota DPRD Jember,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembinaan serupa akan berlaku untuk seluruh anggota Fraksi Gerindra di DPRD Jember jika melakukan pelanggaran yang sama.

Sementara itu, Syahri tidak terlihat hadir dalam dua agenda rapat paripurna DPRD Jember pada Senin siang. Agenda itu membahas Raperda Penetapan Perubahan Propemperda 2026 dan Laporan Hasil Reses I 2026.

Syahri mengabarkan kepada anggota lain bahwa ia sedang tidak enak badan sehingga tidak bisa hadir.

Sebelumnya, Syahri juga sudah menyampaikan permohonan maaf atas perbuatannya. Ia mengaku khilaf dan menyesal.

“Saya cukup menyesal sekali, menyesal sekali berbuat seperti itu dan tidak akan mengulangi,” katanya.

Meski sudah meminta maaf, sanksi peringatan keras dari Partai Gerindra tetap berjalan. Sementara sanksi kelembagaan dari DPRD Jember masih menunggu keputusan Badan Kehormatan.

Share :  
Post ADS
error: Content is protected !!