Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Zulfikar Usira: Maulid Perkuat Ukhuwah dan Identitas Masyarakat Gorontalo

58
×

Zulfikar Usira: Maulid Perkuat Ukhuwah dan Identitas Masyarakat Gorontalo

Sebarkan artikel ini
 

GOSULUT.ID – Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira menilai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga identitas budaya masyarakat Gorontalo.

Hal itu disampaikannya usai menghadiri Maulid tingkat Kabupaten Gorontalo di Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Senin (24/8/2026) malam.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Wakil Bupati Tonny S. Junus, Sekda Sugondo Makmur, Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh adat, dan masyarakat.

Suasana peringatan begitu kental dengan nuansa religi dan adat. Berdasarkan undangan resmi nomor 005/1212/Bag-Kesra, para tamu hadir mengenakan pakaian adat Takowa Da’a.

Zulfikar Usira mengapresiasi tradisi Maulid yang terus dilestarikan sebagai warisan spiritual sekaligus budaya daerah.

“Maulid ini bukan hanya seremoni tahunan. Ini adalah momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, mempererat persaudaraan, dan menjaga jati diri kita sebagai orang Gorontalo,” ujar Zulfikar.

Rangkaian acara diisi dengan tradisi Dikili, berupa zikir, syair pujian, dan pembacaan riwayat Nabi yang berlangsung semalam suntuk.

Setelah itu dilanjutkan tradisi Walima dan pembagian Tolangga. Wadah berisi kue khas Gorontalo seperti kolombengi, curuti, dan wapili didoakan bersama sebelum dibagikan ke masyarakat.

Menurut Zulfikar, rangkaian tradisi ini mencerminkan falsafah “Adat Bersendikan Syara’, Syara’ Bersendikan Kitabullah”.

“Ini membuktikan bahwa nilai agama dan adat telah menyatu dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Gorontalo,” katanya.

Zulfikar berharap semangat keagamaan dan kebersamaan yang lahir dari Maulid 1448 H dapat terus dijaga.

“Dengan meneladani Rasulullah dan merawat adat, kita membangun Gorontalo yang beriman, rukun, dan berbudaya,” pungkas Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo itu.

Share :