Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Viral di Medsos, Polemik Guru SDN 15 Tibawa Kembalikan Sapu Siswa Berakhir Damai

102
×

Viral di Medsos, Polemik Guru SDN 15 Tibawa Kembalikan Sapu Siswa Berakhir Damai

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Polemik antara orang tua siswa dan seorang guru di SDN 15 Tibawa yang sempat viral di media sosial akhirnya berakhir damai.

Penyelesaian tersebut dicapai melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi IV DPRD Kabupaten Gorontalo dengan menghadirkan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, SDN 15 Tibawa, guru, dan orang tua siswa, Selasa (09/06/2026).

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gorontalo, Jayusdi Rivai mengatakan RDP dilaksanakan untuk memperoleh kejelasan terkait peristiwa yang ramai diperbincangkan publik tersebut.

Menurutnya, sebelum rapat digelar, duduk persoalan yang sebenarnya belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat, sehingga menimbulkan berbagai penafsiran.

“Hari ini kami meminta kejelasan dari seluruh pihak terkait, baik pihak sekolah maupun orang tua siswa. Alhamdulillah, rapat berjalan dengan baik dan semua pihak telah diberikan kesempatan menyampaikan apa yang menjadi keluhan serta pandangan masing-masing,” ujar Jayusdi.

Dalam RDP tersebut, guru yang bersangkutan menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah memiliki niat untuk mempermalukan maupun menyakiti perasaan siswa.

Sementara itu, orang tua siswa juga menyampaikan pandangannya terkait kejadian yang dialami anak mereka.

Dari hasil pertemuan, Komisi IV DPRD Kabupaten Gorontalo menilai kedua belah pihak pada dasarnya telah saling memahami setelah memperoleh penjelasan secara langsung.

“Guru mengaku tidak ada niatan sama sekali melakukan hal yang dituduhkan. Di sisi lain, orang tua juga telah menyampaikan apa yang mereka rasakan. Setelah didengar bersama, kedua belah pihak sudah saling memahami,” kata Jayusdi.

Menurutnya, persoalan yang perlu mendapat perhatian saat ini adalah kondisi psikologis anak pasca kejadian tersebut.

DPRD bersama pihak terkait akan mendorong langkah-langkah penyelesaian yang mengedepankan kepentingan dan kenyamanan siswa. Selain itu, rapat juga membahas sejumlah hal terkait proses pembelajaran yang menjadi latar belakang munculnya persoalan tersebut.

Lebih lanjut, Jayusdi berharap seluruh pihak dapat menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran agar komunikasi antara sekolah dan orang tua semakin baik ke depannya.

Dengan tercapainya kesepahaman dalam RDP tersebut, polemik yang sempat menyita perhatian publik itu kini resmi diselesaikan secara damai dan kekeluargaan.

Share :  
error: Content is protected !!