Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Sesaknya 16 Orang dalam 1 Rumah, Akhirnya Berakhir Setelah Terima RLH dari Baznas Kabgor

45
×

Sesaknya 16 Orang dalam 1 Rumah, Akhirnya Berakhir Setelah Terima RLH dari Baznas Kabgor

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Bertahun-tahun berdesakan dalam satu rumah kini berakhir. Kunci Rumah Layak Huni (RLH) akhirnya diserahkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gorontalo (Kabgor) kepada keluarga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

Penerima manfaatnya adalah Abdullah Hilahapa (59), warga Dusun Padehu, Desa Kayu Bulan, Kecamatan Batudaa Pantai. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi dan dihadiri Kapolres Gorontalo AKBP Ki Ide Bagus Tri, Jumat (7/8/2026).

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Selama ini 16 jiwa dari 6 KK tinggal di rumah berukuran 4×5 meter. Kondisinya bocor, pengap dan tidak layak. Malam hari sebagian anggota keluarga bahkan harus tidur di atas perahu karena tidak cukup tempat.

Rumah baru yang dibangun Baznas kini kokoh, layak huni, dan dilengkapi jamban sehat serta program rumah terang. Semua bersumber dari dana Zakat, Infak dan Sedekah masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kami kembali meresmikan RLH beserta jamban. Ini semua dari ZIS masyarakat,” kata Ketua Baznas Kabgor, Sukri Moonti.

Selain RLH, Baznas juga menyalurkan 50 paket sembako untuk warga kurang mampu di Desa Kayu Bulan dan sekitarnya.

Sukri menegaskan setiap penerima sudah melalui verifikasi lapangan.

“Kriterianya jelas. Fakir miskin, punya legalitas lahan, ada SKTM dari desa, dan berada di desil 1 sampai 5. Kami pastikan tepat sasaran,” ujarnya.

Program ini adalah bentuk nyata “dana umat kembali ke umat”. Penyaluran dilakukan transparan dan akuntabel.

Baznas juga menekankan pentingnya jamban sehat untuk hidup bersih dan mencegah penyakit.

“Hidup lebih sehat dimulai dari rumah,” tambah Sukri.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari penyaluran RLH di Limboto, Pulubala, dan Tolangohula. Baznas menargetkan bantuan serupa terus hadir di desa-desa lain secara bertahap.

Share : Â