GOSULUT.ID – Pelayanan di Puskesmas Limboto Barat dikeluhkan oleh salah satu masyarakat dan telah viral di media sosial Facebook.
“Hampir dua jam di puskesmas (Limboto Barat) hanya menunggu mendapatkan rujukan, apakah sudah seperti ini SOP?” tulis akun Facebook bernama Anto Rivai.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Puskesmas (Kapus) Limboto Barat, Fatmawati Palilati angkat bicara.
Ia menegaskan, berdasarkan rekam medis elektronik, salah satu masyarakat yang mengeluhkan pelayanan itu berada di Puskesmas Limboto Barat hanya sekitar 1 jam 4 menit.
“Bukan dua jam seperti yang dituliskan (postingan di Facebook). Yang bersangkutan datang di hari Jumat (29/08), dan saat itu ia berada pada antrian ke-30,” tegas tegas Fatmawati kepada awak media, Selasa (02/09/2025).
“Yang bersangkutan membawa anaknya untuk kontrol ke rumah sakit dan memang butuh rujukan. Hanya saja karena banyak pasien, (sehingga) pelayanan dilakukan bergantian,” sambungnya.
Lebih lanjut, Fatmawati menerangkan, bahwa pelayanan di Puskesmas Limboto Barat sudah mengikuti alur integrasi layanan prima yang diterapkan sesuai standar.
“Jadi ketika pasien masuk pendaftaran, kalau dalam kondisi gawat darurat langsung ditangani di UGD. Namun kalau tidak gawat darurat, maka pasien harus melalui pemeriksaan di klaster dua atau tiga sehingga ada proses antrian,” terangnya.
Kepala Puskesmas Limboto Barat itu pun memberikan saran agar pasien yang hanya membutuhkan rujukan dan tidak dalam kondisi gawat darurat sebaiknya mendaftar lebih dulu melalui aplikasi Mobile JKN.
Agar bisa memperoleh nomor antrian dengan cepat, sehingga ketika tiba di Puskesmas tidak perlu lama-lama mengantri.
“Kalau mau ke rumah sakit hari itu juga baru datang minta rujukan, pasti akan menemui kendala. Karena di sini pelayanan bukan untuk satu pasien saja, tapi banyak yang harus kami layani,” imbuhnya.
erakhir, dirinya menyatakan akan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, namun tetap sesuai dengan prosedur dan standar operasional yang berlaku.



















