GOSULUT.ID – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo yang membidangi Perencanaan dan Pembangunan menekankan aspek kualitas terhadap proyek penguatan area rawan longsor yang sedang di kerjakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) di Desa Bakti Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo.
“Aspek kualitas menjadi penekanan kami, jangan sampai ada celah kesalahan teknis yang menyebabkan pekerjaan tidak memenuhi standar, mengingat kawasan ini memang langganan longsor,” ujar Wakil Ketua Komisi III, Anas Yusuf, Kamis (17/07/2025).
Selain hal itu, mantan Bupati Boalemo ini juga menyentil keberadaan posisi tiang listrik milik PLN yang mengarah ke rumah penduduk.
“Telah berulang kali warga meminta pemindahan atau penguatan tiang namun sampai dengan sekarang belum ditindaklanjuti, kami harap PLN bisa segera bertindak dengan memindahkan atau menarik kabel seling ke arah jembatan, sebagaimana sudah dilakukan pada satu tiang lainnya,” sambungnya.
Anas menyampaikan bahwa proyek tersebut fokus pada penguatan area rawan longsor dan mencakup dua titik penguatan tebing.
“Masing-masing memiliki panjang 60 meter dan 80 meter, dengan total anggaran sekitar Rp 5 miliar,” imbuhnya kembali.
Saat ini katanya kembali, pekerjaan telah mencapai sekitar 30 persen. Target penyelesaian sebenarnya hingga Desember, namun pelaksana menyampaikan mudah-mudahan bisa rampung pada bulan September.
“Mudah-mudahan bisa rampung pada bulan September,” pungkas Ketua DPW PAN Provinsi Gorontalo itu.







