GOSULUT.ID – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo memastikan ketersediaan 11 bahan pokok di wilayahnya aman dan mencukupi menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo, Hermanto Feybie Asona mengungkapkan, bahwa pihaknya telah melakukan proyeksi ketersediaan dan kebutuhan bahan pokok untuk bulan Mei.
“Untuk proyeksi ketersediaan dan kebutuhan di bulan Mei ini, khususnya menjelang Idul Adha, kami telah menghitung kebutuhan dan ketersediaan 11 bahan pokok,” ujar Hermanto saat diwawancarai Gosulut.id, Selasa (26/05/2026).
Ia merinci, kebutuhan beras masyarakat Gorontalo pada Mei mencapai 4.186 ton. Sementara itu, ketersediaan beras berdasarkan data produksi dari Dinas Pertanian dan stok di penggilingan tercatat sebesar 6.706 ton.
“Jadi ada surplus sekitar 2.520 ton,” jelasnya.
Hermanto menambahkan, angka surplus tersebut belum termasuk Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang mulai disalurkan di tingkat desa sejak Senin kemarin.
Ketersediaan komoditas cabai juga berada dalam kondisi aman. Kebutuhan cabai besar di Gorontalo sebesar 2,76 ton, sementara stok yang tersedia mencapai 24,15 ton.
Untuk cabai rawit, kebutuhan tercatat 202 ton dengan ketersediaan 206 ton, sehingga terjadi surplus kurang lebih 3 ton.
“Sementara untuk jagung, bawang putih, bawang merah, daging sapi, daging ayam, telur ayam, gula dan minyak goreng, alhamdulillah semuanya surplus,” pungkasnya.


















