GOSULUT.ID -Berbagai masukan dari berbagai lintas sektor sangat penting yang akan dirumuskan oleh Dinas Sosial dalam rangka melahirkan rekomendasi terkait penanganan transgender di Provinsi Gorontalo.
“Tadi banyak masukan dari Kementerian Agama RI, MUI , budaya, dari dinas Kesehatan termasuk juga dari DPRD, insyaAllah ini akan dirumuskan oleh dinas sosial yang tadi dipimpin oleh pak asisten untuk melahirkan rekomendasi penting bagaimana sikap pemerintah menangani persoalan transgender di Gorontalo,” ungkap Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Ghalib Lahidjun, Selasa (26/05/2025).
Politisi muda partai Golkar ini menyampaikan pelaksanaan Rapat Koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat dengar pendapat (RDP) oleh Komisi I dan IV yang digelar beberapa waktu lalu untuk menanggapi aduan dari pemerhati seni.
“Salah satu poin yang direkomendasikan dalam RDP adalah melakukan pertemuan dalam rangka pendalaman terkait isu yang menjadi tuntutan dari teman-teman komunitas seni Gorontalo,” imbuhnya.
Selain itu katanya kembali saat itu yang dibahas hanya membahas bagaimana respon pemerintah terhadap penampilan yang aksi seni itu yang berbau pornografi dan pornoaksi.
“Maka pertemuan hari ini secara komprehensif dinas sosial mengundang, beberapa elemen yang memberikan masukan saran bagaimana penanganan kelompok transgender ini,” sambung Ghalib.
Sementara itu Wakil Gubenur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie dalam sambutannya juga berharap agar kelompok atau kaum tertentu tidak mengalami diskriminasi atau di marginalisasi.
“Tentunya program-program serta acuan di depan harus di rancang secara inklusif sehingga dapat menjangkau semua golongan termasuk kaum ini, oleh karena itu, di momen yang penting ini, saya mengajak kepada seluruh penggiat di provinsi Gorontalo untuk dapat merekomendasikan hal-hal yang berkenaan dengan itu,” tandasnya.







