GOSULUT.ID – Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan BPJS Ketenagakerjaan diperkuat untuk mempercepat capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ).
Saat ini cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Gorontalo masih berada di angka 46 persen. Angka tersebut menjadi tantangan bersama untuk terus didorong naik.
Upaya itu ditandai dengan pertemuan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo Sanco Simanullang dengan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi di ruang kerja Bupati, Selasa (29/09/2026).
Pertemuan tersebut membahas strategi perluasan kepesertaan, terutama bagi pekerja rentan dan pekerja sektor informal yang belum terlindungi.
Sanco menegaskan, perlindungan pekerja tidak boleh hanya dilihat dari penambahan jumlah peserta, tetapi harus memastikan tepat sasaran hingga ke tingkat bawah.
“Kita tidak ingin ada pekerja yang luput dari perlindungan. Karena itu, data harus jelas, siapa yang sudah terlindungi, siapa yang belum, dan bagaimana intervensinya. Ini membutuhkan gerakan bersama sampai ke tingkat kecamatan dan desa,” ujar Sanco.
Menurutnya, Kabupaten Gorontalo memiliki potensi besar untuk mengejar UCJ jika kolaborasi lintas pihak diperkuat, mulai dari pemerintah daerah, perangkat daerah, kecamatan, desa, hingga dunia usaha.
“Setidaknya merangkak naik dari 46 persen,” ujarnya.
Ia menekankan, jaminan sosial ketenagakerjaan menyangkut keberlangsungan hidup keluarga. Ketika pekerja mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia, dampaknya tidak hanya dirasakan pekerja, tetapi juga keluarga yang ditinggalkan.
Sementara itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyambut baik sinergi tersebut. Ia menilai perlindungan pekerja merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Perlindungan pekerja adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah tentu harus hadir dan memastikan masyarakat pekerja mendapatkan perlindungan yang layak,” kata Sofyan.
Ia menambahkan, perluasan perlindungan harus menyentuh semua segmen, tidak hanya pekerja formal, tetapi juga pekerja informal dan rentan yang tersebar di wilayah Kabupaten Gorontalo.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Gorontalo bersama BPJS Ketenagakerjaan akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Sabtu, 3 Oktober 2026 yang dipimpin langsung Bupati Sofyan Puhi. FGD tersebut akan menjadi wadah konsolidasi untuk menyusun langkah konkret percepatan UCJ.







