Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Zulfikar Usira: Walima Bukan Sekadar Kemeriahan, Ada Nilai Agama dan Budaya

40
×

Zulfikar Usira: Walima Bukan Sekadar Kemeriahan, Ada Nilai Agama dan Budaya

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira hadir langsung dalam Festival Walima memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Minggu (30/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Zulfikar menegaskan Walima memiliki makna lebih dalam dibanding sekadar kemeriahan acara.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Di dalamnya terkandung nilai agama, budaya, gotong royong, dan identitas masyarakat yang diwariskan turun-temurun.

“Walima ini lebih dari sekadar perayaan Maulid. Ada nilai agama, budaya, kerja sama, dan identitas masyarakat yang dijaga turun-temurun,” ujar Zulfikar.

Ia menyoroti tolangga yang dihias aneka panganan sebagai simbol kebersamaan dan keterampilan warga.

Begitu juga dengan kolombengi dan tradisi dikili, pembacaan zikir dan kisah Nabi dalam bahasa Gorontalo, yang menurutnya penting untuk menanamkan nilai keagamaan ke generasi muda.

Zulfikar mengingatkan pelestarian budaya tidak cukup hanya mempertahankan bentuk perayaannya.

“Anak muda jangan cuma nonton. Mereka harus kenal, paham, dan ikut jaga tradisi ini supaya Walima terus ada di masa depan,” tegasnya.

Lebih jauh, ia melihat Walima di Desa Bongo yang merupakan bagian Desa Wisata Religi Bubohu memiliki peluang besar.

Dengan adanya Taman Wisata Bubohu, Masjid Walima Emas, Pantai Dulanga, serta atraksi Parade Walima, tradisi ini bisa dikembangkan jadi penggerak wisata dan ekonomi tanpa menghilangkan keasliannya.

“Budaya dijaga, pariwisata jalan, UMKM juga naik. Tujuannya agar masyarakat Bongo yang paling merasakan manfaatnya,” pungkas Zulfikar.

Desa Bongo sendiri sebelumnya pernah masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia ADWI 2021.

Share :