Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Sukri Moonti Ungkap Faktor Penyebab Pengumpulan ZIS Baznas Kabgor Tahun 2025 Turun

233
×

Sukri Moonti Ungkap Faktor Penyebab Pengumpulan ZIS Baznas Kabgor Tahun 2025 Turun

Sebarkan artikel ini
Ketua Baznas Kabupaten Gorontalo, Sukri Moonti. (Foto: Aldy/Gosulut)

GOSULUT.ID – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gorontalo, Sukri Moonti membeberkan jumlah pengumpulan zakat, infaq dan sedekah (ZIS) sepanjang tahun 2025.

“Di tahun 2025, pengumpulan ZIS di Baznas Kabgor mencapai Rp3,4 Miliar. Pengumpulan di tahun ini mengalami penurunan 7-8 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan belum memenuhi target yang ditetapkan Baznas RI,” beber Sukri Moonti kepada Gosulut.id saat diwawancarai, Senin (22/12/2025).

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Ia mengungkapkan turunnya pengumpulan ZIS pada tahun 2025 ini dikarenakan sejumlah kendala dan hambatan.

Salah satu penyebab utamanya adalah dampak kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat. Dimana kebijakan tersebut berimbas pada penghasilan aparatur sipil negara (ASN), yang selama ini menjadi sumber utama pengumpulan zakat.

“Sekitar 90 persen sumber zakat berasal dari ASN. Pengumpulan zakat ASN dilakukan melalui TPP. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, TPP sering tidak dibayarkan tepat waktu, bahkan dibayarkan sekaligus dalam beberapa bulan. Saat TPP diterima, zakat yang tertunggak tidak seluruhnya dibayarkan,” ungkap Sukri.

Selain itu, pihaknya juga menghadapi hambatan dalam pengumpulan zakat mal dari sejumlah muzaki tertentu yang telah berpindah domisili.

Meski demikian, Ketua Baznas Kabupaten Gorontalo itu menegaskan, bahwa dana zakat yang berhasil dihimpun telah disalurkan kepada para mustahik melalui lima program unggulan Baznas.

“Penyaluran sudah mencapai sekitar 90 persen melalui lima program, yaitu bidang kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi produktif, serta advokasi dan dakwah,” tegasnya

Ia menambahkan, meskipun target tahun 2025 tidak tercapai, Baznas RI justru menaikkan target pengumpulan ZIS pada tahun 2026 menjadi Rp7,92 miliar.

Dengan target tersebut, pihaknya berkomitmen untuk memaksimalkan potensi yang ada, terlebih dengan dukungan penuh dari Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, khususnya dalam pengumpulan zakat di kalangan ASN.

Share :  
error: Content is protected !!