Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

PENAS XVII Dongkrak Ekonomi: Transaksi UMKM di Limboto Tembus Rp290 Juta

63
×

PENAS XVII Dongkrak Ekonomi: Transaksi UMKM di Limboto Tembus Rp290 Juta

Sebarkan artikel ini
Suasana Street Coffe Limboto ramai pengunjung, Minggu (21/06/2026) malam. (Foto: Aldy/Gosulut)

GOSULUT.ID – Gelaran Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Limboto, Kabupaten Gorontalo, langsung memberi dampak nyata ke ekonomi warga.

Hanya dalam beberapa hari pelaksanaan, total transaksi UMKM di Limboto tercatat menembus Rp290 juta.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Keramaian terjadi di berbagai titik, mulai area kuliner, sudut kopi, food court, hingga lapak UMKM yang tersebar di lokasi PENAS. Tingginya animo pengunjung membuat omzet pedagang ikut naik signifikan.

“Kenaikan omzet yang signifikan ini membuktikan ajang seperti PENAS bisa jadi penggerak ekonomi masyarakat. Produk Gorontalo kini tidak hanya dikenal nasional, tapi juga berpeluang masuk pasar lebih besar lewat jaringan di PENAS XVII,” kata Sofyan usai melakukan peninjauan bersama Wabup Tonny S Junus ke sejumlah lokasi UMKM.

Ia memastikan Pemerintah Daerah akan terus mendampingi para pelaku UMKM.

“Dengan tren pendapatan yang naik ini, kami harap UMKM makin mandiri, kreatif, dan jadi tulang punggung ekonomi daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Gorontalo, Viktor Asiku mengatakan, pendataan harian dilakukan untuk melihat kontribusi kegiatan nasional terhadap ekonomi warga.

“Pendataan harian akan kami lakukan untuk evaluasi. Tujuannya melihat seberapa besar kontribusi kegiatan nasional terhadap ekonomi warga Gorontalo,” ucap Viktor.

Data sementara dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gorontalo mencatat akumulasi transaksi Rp290.822.500 dari 5 zona utama:

1. Area UMKM Kantor Bupati: 41 tenant, nilai jual Rp55.843.000

2. Kedai Kopi Depan Kantor Bupati: 33 lapak, Rp16.405.000

3. Kampung Kuliner: 10 lapak, Rp24.350.000

4. Pedagang Kecil Depan Masjid Agung & Taman Budaya: 47 pedagang, Rp65.350.000

5. Food Court Depan Rumah Dinas: Rp32.400.000

Angka ini diprediksi terus bertambah, mengingat PENAS Petani Nelayan XVII masih berlangsung hingga 25 Juni 2026.

Pemkab Gorontalo meyakini dampak PENAS XVII tidak hanya berhenti di sektor pertanian dan perikanan. Event ini juga memperkuat UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal dengan jangkauan pasar yang lebih luas. (Adv)

Share :  
error: Content is protected !!