Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Masjid Cahaya Madani Ditarget Jadi Pusat Cetak SDM Religius di Kabupaten Gorontalo

66
×

Masjid Cahaya Madani Ditarget Jadi Pusat Cetak SDM Religius di Kabupaten Gorontalo

Sebarkan artikel ini
 

GOSULUT.ID – Masjid Cahaya Madani yang pembangunannya dimulai Minggu (16/8/2026) ditargetkan menjadi pusat pendidikan Islam dan pencetak sumber daya manusia religius di Kabupaten Gorontalo.

Target itu disampaikan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi usai meletakkan batu pertama masjid di Desa Tabongo Barat, Kecamatan Tabongo.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Masjid ini merupakan bagian awal dari rencana pembangunan kawasan pesantren terpadu seluas 20 hektare di Kompleks RS TNI Eddy Kaunang.

Menurut Sofyan, kehadiran lembaga pendidikan berbasis agama sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman, terutama di era digital.

“Kami ingin dari Tabongo ini lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat iman, akhlak, dan budayanya. Masjid harus jadi pusatnya,” ujar Sofyan.

Bupati dua periode itu mengapresiasi yayasan yang menggagas pembangunan, khususnya Rustam dan Romin.

Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan misi Pemkab Gorontalo membangun SDM yang religius, berbudaya, unggul, dan berdaya saing.

Sofyan juga menegaskan fungsi masjid ke depan tidak boleh terbatas pada ibadah ritual. Masjid, katanya, harus menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan karakter, dan dakwah.

“Pendidikan agama dan pembentukan karakter harus jalan beriringan dengan penguasaan teknologi. Dari masjid inilah kita mulai membangun fondasi itu,” tegasnya.

Pemkab Gorontalo menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Pesantren Cahaya Madani. Sofyan berharap kawasan ini dapat menjadi pusat pendidikan keagamaan baru yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Ini tidak bisa dikerjakan sendiri. Harus kita gotong royongkan bersama Pemprov dan semua pihak. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan,” pungkasnya. (Adv)

Share :