Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Pemkab Gorontalo Salurkan Booth UMKM, Dorong Penataan Kuliner di Kecamatan

137
×

Pemkab Gorontalo Salurkan Booth UMKM, Dorong Penataan Kuliner di Kecamatan

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Pemkab Gorontalo kembali hadir untuk pelaku UMKM. Sebanyak 66 unit booth gerobak usaha diserahkan secara langsung kepada masyarakat penerima manfaat.

Prosesi penyerahan dipimpin Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus. Hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira. Kegiatan berlangsung di Pentadio Resort, Sabtu (5/9/2026).

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Bupati Sofyan menyebut bantuan ini bukan hanya soal modal usaha. Pemerintah juga ingin menata lokasi berjualan agar lebih rapi dan tidak mengganggu aktivitas publik.

“Ini bentuk komitmen kami mengembangkan usaha masyarakat sekaligus menata tempat usaha supaya tertib,” ujar Sofyan.

Ia mencontohkan, sebelumnya Pemkab sudah menyalurkan 17 unit gerobak di area Taman Pakaya Tower. Penyerahan itu bertepatan dengan Pekan Nasional KTNA 2026.

“Dan hari ini kita lanjutkan lagi untuk masyarakat di seluruh kecamatan yang jadi penerima manfaat,”lanjutnya.

Sofyan berpesan agar gerobak digunakan maksimal untuk menggerakkan ekonomi keluarga. Ia juga mengingatkan penerima agar memilih lokasi jualan yang tidak menghalangi jalan.

“Kami minta tempat usahanya ditata baik. Jangan sampai mengganggu pengguna jalan,” tegasnya.

Pemkab juga akan meminta dinas terkait untuk rutin memantau pemanfaatan bantuan agar tepat sasaran.

Sementara itu, Dinas Pemuda, Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Gorontalo Fany Salimanya menjelaskan, penyerahan di Pentadio Resort ini merupakan tahap kedua sekaligus tahap akhir.

Menurut Fany, program ini menyasar pelaku kuliner dan ekonomi kreatif. Tujuannya dua: membantu permodalan usaha dan mendukung konsep pariwisata berkelanjutan atau Sustainable Tourism.

“ST itu singkatan dari Sustainable Tourism. Jadi pariwisata yang bisa jalan terus dan berdampak ke ekonomi warga,” jelas Fany.

Rinciannya, tahap pertama 17 unit disalurkan untuk kawasan kuliner Limboto. Tahap kedua sebanyak 49 unit dibagikan ke kecamatan-kecamatan di luar kawasan tersebut. Total keseluruhan 66 unit gerobak.

Fany berharap bantuan ini dijaga dan dikembangkan.

“Jangan hanya untuk jangka pendek. Harapannya bisa menopang usaha masyarakat dalam jangka panjang,” tutupnya.

Share :  
error: Content is protected !!