Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Masjid Baiturrahman Limboto Punya Nahkoda Baru, Fokus pada Kenyamanan Jamaah

71
×

Masjid Baiturrahman Limboto Punya Nahkoda Baru, Fokus pada Kenyamanan Jamaah

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Masjid Baiturrahman Limboto kini memiliki pengurus baru. Penyerahan Surat Keputusan Badan Pelaksana periode 2026–2029 dilakukan usai shalat Jumat, (4/9/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo A. Makmur, yang menyerahkan SK tersebut mewakili Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi dan Wakil Bupati H. Tonny S. Junus.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Susunan pengurus baru dipimpin H. Mohamad Kadir, sebagai Ketua. Didampingi Ramli DJ. Talalu, sebagai Sekretaris dan Yusran Abdullah Tuna, sebagai Bendahara.

Dalam sambutannya, Sekda Sugondo menekankan tiga hal utama kepada pengurus baru. Yaitu meningkatkan tata kelola masjid, menjaga fasilitas, dan memakmurkan masjid dengan berbagai kegiatan keumatan.

“Masjid Baiturrahman bukan hanya tempat ibadah. Ini juga pusat peradaban dan kegiatan keagamaan masyarakat Kabupaten Gorontalo. Karena itu pelayanan kepada jamaah harus jadi prioritas,” ujar Sugondo.

Ia juga meminta pengurus baru tidak melupakan program baik dari periode sebelumnya.

“Yang sudah baik kita lanjutkan dan kembangkan. Yang kurang kita perbaiki lewat perencanaan yang matang,” katanya.

Sugondo berpesan agar pengurus memperbanyak silaturahmi dengan jamaah. Menurutnya, masukan dari jamaah terkait kenyamanan, fasilitas, dan pengelolaan harus menjadi dasar penyusunan program.

“Jamaah punya hak untuk menyampaikan pendapat. Tampung aspirasi mereka, lalu upayakan untuk diwujudkan,” tegasnya.

Ketua Badan Pelaksana yang baru, H. Mohamad Kadir menyatakan akan fokus pada kenyamanan, ketertiban dan transparansi.

“Kami ingin Masjid Baiturrahman Limboto menjadi tempat yang nyaman untuk beribadah. Ketertiban juga jadi perhatian kami,” kata Mohamad Kadir.

Ia juga memohon dukungan seluruh jamaah agar dapat bersama-sama dengan Badan Pelaksana memakmurkan masjid.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Mohon dukungan jamaah untuk bersama-sama dengan badan pelaksana menjaga, meramaikan, dan memajukan Masjid Agung Baiturrahman ini,” ujarnya.

Soal keuangan, ia berkomitmen menerapkan pembukuan yang tertib agar dapat diketahui jamaah.

H. Mohamad Kadir juga menjelaskan, pengangkatan pengurus dilakukan melalui musyawarah Badan Pengelola. Prosesnya melibatkan unsur lembaga adat dan Ketua MUI Kabupaten Gorontalo.

Dengan dimulainya masa bakti 2026–2029, pengurus baru diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, nyaman, dan sesuai kebutuhan jamaah.

Share :  
error: Content is protected !!