Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Miris, Oknum Guru di Kabupaten Gorontalo Diduga Aniaya Siswa SD

720
×

Miris, Oknum Guru di Kabupaten Gorontalo Diduga Aniaya Siswa SD

Sebarkan artikel ini
Orang tua siswa Reymond Panigoro.

GOSULUT.ID – Oknum guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Batudaa, Desa Payunga, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo diduga melakukan kekerasan terhadap seorang siswa.

Kepada media, orang tua siswa bernama Reymond Panigoro mengaku sangat kecewa atas perlakuan sang guru kepada anaknya.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Ia menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Jum’at (19/09) lalu yang bermula saat oknum guru itu dicari oleh seseorang, kemudian banyak siswa yang menyebut bahwa guru tersebut sembunyi atau kabur.

Tersinggung dengan perkataan tersebut, kata dia, sang guru marah. Namun melampiaskan kemarahannya kepada putranya.

“Jadi anak saya dikira yang melapor (ke orang yang mencari oknum guru), padahal tidak,” ujar Reymond.

“Dia tempeleng 3 kali, 1 kali di belakang kepala,” sambungnya.

Setelah mendapat kabar anaknya diduga mendapat kekerasan dari oknum guru, Reymond pun langsung menghubungi Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 2 Batudaa.

“Tapi suaranya putus-putus (saat ditelepon) dan saat itu saya juga masih berada di Manado. Setelah itu, saya putuskan untuk berangkat dari Manado dan tiba di Gorontalo pada Sabtu (20/09) pagi,” bebernya.

“Saya sangat kecewa sekali, karena guru ini kan sudah kami kasih kepercayaan dan pengganti orang tua saat di sekolah, tapi tidak tahunya diperlakukan seperti itu,” imbuh Reymond Panigoro.

Terakhir, ia menambahkan, tidak adanya itikad baik dari oknum guru tersebut untuk meminta maaf secara langsung.

“Yang bersangkutan sudah pernah ketemu dengan saya, tapi tidak ada permintaan maaf atau merasa bersalah bahkan menyesal, itu tidak ada,” tambahnya.

Share :  
error: Content is protected !!