GOSULUT.ID – Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 2 Batudaa Faisal Bima memberikan penjelasan terkait dugaan penganiayaan oleh oknum guru terhadap seorang siswa.
Faisal Bima mengaku berada di sekolah saat peristiwa tersebut terjadi pada Jum’at (19/09). Namun, dirinya tidak melihat secara langsung oknum guru tersebut ketika diduga melakukan penganiayaan.
“Tidak sempat lihat ibu guru ini memukul, tapi hanya pemberitahuan (laporan) dari anak-anak (siswa),” ujarnya saat diwawancarai awak media.
Mendengar hal itu, kata dia, dirinya langsung mendatangi kelas tempat guru tersebut mengajar untuk konfirmasi dan melihat kondisi siswa itu.
“(Setibanya di ruang kelas) saya lihat anak-anak (siswa) sudah diam di kelas,” jelasnya.
Setelah itu, orang tua siswa datang melaporkan ke kepala sekolah bahwa anaknya dipukul. Kemudian, dirinya menyampaikan, akan melakukan mediasi mengenai hal tersebut.
“Saya sampaikan (kepada orang tua siswa) karena sudah mendekat sholat Jum’at kalau bisa kita mediasinya setelah sholat atau (nanti) hari Senin,” imbuh Faisal.
“(Namun) setelah Jum’at itu (saya) ada giat di Limboto. (Tidak lama) saya dapat telepon dari pihak Polsek Batudaa, bahwa ada orang tua dari SDN 2 datang mengadukan kalau anaknya (diduga) dianiaya atau dipukul oleh guru. Kemudian pihak polsek juga minta saya untuk segera datang untuk diadakan mediasi,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia membeberkan, bahwa mediasi tersebut tidak menemukan solusi. Karena orang tua siswa minta penyelesaiannya ke Dinas Pendidikan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo.
“Pada hari Senin (22/09), kami diterima pak Sekretaris Dinas Pendidikan dan disana di mediasi untuk menyelesaikan masalah ini,” bebernya.
Terakhir, Kepsek SDN 2 Batudaa menambahkan, bahwa pihak Dinas Pendidikan telah mengambil keputusan agar oknum guru tersebut dipindah tugaskan sementara di Dikbud.
“Karena anaknya masih trauma keberadaan guru di sekolah ini (SDN 02 Batudaa), jadi ibu guru itu diberikan tugas sementara di Dikbud. Alhamdulillah siswa tersebut saat ini sudah kembali sekolah,” tambah Faisal Bima.







