Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Maryam Sofyan Puhi Ajak Keluarga dan Kader PKK Jadi Garda Terdepan Cegah Malaria

46
×

Maryam Sofyan Puhi Ajak Keluarga dan Kader PKK Jadi Garda Terdepan Cegah Malaria

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Maryam Sofyan Puhi mengajak seluruh keluarga dan kader PKK untuk menjadi garda terdepan dalam pencegahan malaria di Kabupaten Gorontalo.

Maryam menegaskan, kunci utama bebas malaria ada pada kebersihan lingkungan dan kepedulian keluarga. Karena itu, peran kader PKK sebagai penggerak di tingkat keluarga dan lingkungan sangat penting.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Gerakan ini kita mulai dari keluarga. Kalau keluarga sadar akan kebersihan, maka lingkungan akan bersih dan kita bisa bebas dari malaria,” ujar Maryam kepada Gosulut.id, Rabu (30/9/2026).

Dalam gerakan tersebut, Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Maryam Sofyan Puhi bersama Wakil Ketua TP-PKK Ny. Venny Tonny Junus, merumuskan tiga langkah konkret dengan semangat Cegah, Bersihkan, Laporkan.

1. Kader PKK dan Masyarakat Menjadi Pelopor Kebersihan Lingkungan

Kader PKK didorong menjadi contoh dan teladan dalam menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

2. Gerakan Kebersihan Serentak Setiap Hari Jumat

Setiap hari Jumat, masyarakat diajak kerja bakti membersihkan lingkungan dan sarang nyamuk malaria. Kegiatannya meliputi membersihkan saluran air, membuang sampah pada tempatnya, menutup rapat wadah penampungan air, dan menghilangkan sarang nyamuk.

3. Laporkan Setiap Gejala Melalui Grup WA Alert Gadar Malaria

Masyarakat diminta aktif melaporkan jika menemukan gejala malaria seperti demam, menggigil, keringat berlebih, sakit kepala dan mual melalui Grup WhatsApp Alert Gadar Malaria di masing-masing kecamatan.

“Jangan ditunda. Segera laporkan, segera ditangani. Melalui grup WA Alert Gadar Malaria, laporan akan langsung ditindaklanjuti petugas,” tegas Maryam.

Maryam menambahkan, gerakan ini sejalan dengan komitmen TP-PKK dalam mewujudkan keluarga sehat sebagai kunci masa depan tanpa malaria.

“Keluarga Sehat, Kunci Masa Depan Tanpa Malaria. Bersama kita bisa,” pungkasnya.

Share :