Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Komisi IV Dukung Pengkaderan, Organisasi Mahasiswa Bakal Dapat Dana Hibah

465
×

Komisi IV Dukung Pengkaderan, Organisasi Mahasiswa Bakal Dapat Dana Hibah

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja ke organisasi-organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Kota, salah satunya ke markas pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Boalemo, Rabu (09/07/2025).

Kunjungan ini dipimpin Ghalib Lahidjun selaku Sekretaris Komisi IV dengan anggota lainnya, yakni Muhammad Dzikyan, Djoni Dalanggo dan Sapia Tuna serta didampingi staf Sekretariat DPRD.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Kepada Ketua Cabang PMII Boalemo Aldi Ilato bersama rekan penguris, Ghalib menyampaikan bahwa kedatangan Komisi IV bertujuan untuk memberikan support, menggali banyak informasi dan aktifitas organisasi seperti pengkaderan dan upaya komisi IV agar organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan mendapat dukungan berupa hibah anggaran dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.

“Gus Yayan (Mohammad Dzikyan) menyampaikan jangan lupakan PMII, makanya kami datang kemari karena tahu bagaimana kondisi ketika membuat kegiatan pengkaderan, sampai mengumpulkan uang, mencari beras dan itu pemerintah tidak ada disitu namun ketika ada manfaat dari indeks pembangunan pemuda hanya mereka (pemerintah) yang berhak dan bersyukur saat ini banyak anak muda yang terpilih jadi anggota DPRD padahal itu hasil dari perjuangan dan kerja keras sendiri. Kami menginformasikan bahwa telah memberikan rekomendasi ke Pemprov supaya mensubsidi atau membiayai pengkaderan organisasi mahasiswa, mudah-mudahan mulai dari APBD Perubahan 2025 ini, sudah bisa dilakukan pembiayaan terhadap organisasi kemahasiswaan,” jelas politisi muda partai Golkar itu.

Terkait pengkaderan lanjut dia, bahwa dinas Pemuda dan Olahraga membatasi umur sebagaimana ketentuan yang diatur dalam undang-undang pemuda yaitu antara 16 hingga 35. Selain itu mantan ketua KNPI Provinsi Gorontalo itu juga mengharapkan dan meminta masukan dari PMII.

“Mungkin teman-teman ada masukan bila di PMII bagaimana situasi pengkaderannya, karena biaya sekali pengkaderan dari Dispora itu sebesar Rp 2,5 juta dengan standar 50 orang. Saat ini juga kami sementara mendorong perda Kepemudaan karena ini sangat penting bagi teman-teman pemuda,” tandasnya.

Share :  
error: Content is protected !!