GOSULUT.ID – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) dijadwalkan berlangsung di Manado pada hari ini, Kamis (29/10/2026).
Agenda utama RUPS-LB kali ini adalah pengisian kursi jabatan Direktur Dana dan Treasury BSG yang kosong, setelah pejabat sebelumnya, Rudiyanto Katili dinyatakan tidak lulus uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Menjelang pelaksanaan RUPS-LB, dua nama mencuat sebagai calon kuat dari Gorontalo. Pembicaraan hangat di warung kopi hingga ruang publik di Gorontalo menyebut nama Tommy Gobel dan Sjahron Botutihe.
Kedua nama ini disebut-sebut sebagai hasil dari pertemuan khusus Gubernur Gorontalo bersama para bupati se-Provinsi Gorontalo.
Sjahron Botutihe sendiri diketahui merupakan mantan Kakanwil Bank SulutGo Gorontalo yang dinilai berpengalaman dan memahami kondisi daerah.
Sementara itu, Tommy Gobel saat ini menjabat sebagai Pimpinan Cabang BSG Kota Gorontalo saat ini.
“Kedua figur ini sangat layak dan pantas untuk mengisi kursi Direktur Dana dan Treasury BSG. Apalagi ini memang jatah kursi keterwakilan untuk Gorontalo,” ujar warga yang ditemui sedang menikmati kopi di salah satu warkop di Kota Gorontalo.
Mereka berharap, kejadian beberapa tahun lalu tidak terulang kembali. Saat itu, Pemerintah Kota Gorontalo sempat menarik sahamnya dari BSG dan memindahkan kas daerah ke bank lain, yang dinilai sebagai bentuk kekecewaan atas minimnya keterwakilan Gorontalo di jajaran direksi.
“Kami berharap RUPS-LB BSG kali ini jangan sampai ada penghianatan lagi. Berikan keterwakilan Gorontalo sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen untuk memajukan BSG, sesuai dengan motonya Torang Pe Bank,” harap mereka.
Publik Gorontalo kini menanti, apakah RUPS-LB BSG 2026 benar-benar akan menegaskan Bank SulutGo sebagai Torang Pe Bank, bank milik bersama Sulawesi Utara dan Gorontalo.








