Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Aleg PKS Mustafa Yasin Klarifikasi Dugaan Penipuan Travel Haji dan Umroh

648
×

Aleg PKS Mustafa Yasin Klarifikasi Dugaan Penipuan Travel Haji dan Umroh

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Beberapa hari belakangan ini, publik sempat dikejutkan dengan sejumlah berita terkait persoalan dugaan perjalanan ibadah umroh yang menyeret nama salah satu anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Mustafa Yasin

Ya, aleg PKS yang memiliki biro travel haji dan umroh dengan nama PT. Novavil Mutiara Utama dituding melalukan penipuan.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Namun apa yang dituding dan diberitakan tersebut dibantah dengan tegas oleh wakil rakyat dari daerah pemilihan Kabupaten Boalemo Pohuwato saat memberikan klarifikasi dihadapan para awak media, Senin (04/08/2025).

Mustafa menjelaskan bahwa izin Penyelenggara Perjalanan Umrah (PPU) perusahaannya tidak dicabut. Akan tetapi hanya diblokir sementara oleh Kementerian Agama. Hal ini bermula dari aduan salah satu anak dari salah satu anak jamaah umroh dari Sulawesi Utara yang seharusnya berangkat bulan Februari tertunda ke bulan April.

Keberangkatannya mundur ke April karena ada keterlambatan pelunasan akomodasi hotel. Rombongan lain tetap jalan sesuai jadwal. Tapi yang bersangkutan memilih minta refund karena tidak mau dijadwalkan ulang

“Permintaan refund itu telah dipenuhi 100 persen, lengkap dengan bukti pengembalian yang sudah dikirimkan ke Kemenag pusat,”

Namun begitu ia menyampaikan terimakasih kepada awak media karena pemblokiran ijin PPU baru diketahuinya lewat pemberitaan.

Terkait kabar penahanannya di Arab Saudi juga dibantah dengan keras dan bertolak belakang dengan yang apa yang dialaminya

“Soal pemberitaan saya ditahan di Arab Saudi, dikarenakan hutang miliaran dan lain sebagainya. Jadi saya sampaikan kepada teman-teman bahwa saya tidak ditahan, apalagi ada gambarnya yang sampai ditangkap polisi, saya tidak ada urusan dengan polisi. saya tidak ditangkap dan tidak ditahan oleh polisi Arab Saudi, hanya saja memang saya ada urusan administratif yang tidak sesuai dengan kesepakatan. Atas keberangkatan jaman haji saya tahun ini, ada kesepakatan-kesepakatan yang tidak sesuai kesepakatan,” urainya

Alhamdulillah lanjut dia hal itu sudah tuntas ditandai dengan kehadirannya pada hari dan memberikan keterangan dengan sejelas-jelasnya dihadapan para wartawan.

“Sekiranya itu belum tuntas, maka saya tidak bisa berdiri di depan, teman-teman sekalian,” imbuhnya.

Ditegaskan, bahwa dirinya telah berkecimpung di usaha travel haji dan umroh telah cukup lama dibandingkan aktifitasnya sebagai anggota DPRD

“Sejak dilantik bulan September tahun lalu, sudah 11 bulan saya di DPRD, sementara bisnis travel umroh dan haji saya sudah 9 tahun dan telah berkecimpung di dunia usaha ini totow sudah 19 tahun,” tandasnya.

Share :  
error: Content is protected !!