Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Plh Camat Pulubala Kena Semprot Bupati Gara-gara Sembarangan Pakai Atribut PDUB

244
×

Plh Camat Pulubala Kena Semprot Bupati Gara-gara Sembarangan Pakai Atribut PDUB

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Pelaksana Harian (Plh) Camat Pulubala Halid Kadir kena teguran dari Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi. Penyebabnya, pemakaian Pakaian Dinas Upacara Besar atau PDUB yang dianggap tidak sesuai aturan saat upacara HUT ke-81 RI, 17 Agustus 2026 beberapa waktu lalu.

Sofyan menjelaskan, secara aturan Plh Camat memang boleh memakai PDUB. Tapi ada batasan jelas pada atribut yang melekat di seragam itu, terutama soal lambang Garuda.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Saya sudah perintahkan (Bagian) Tapem untuk klarifikasi. Memang ada aturannya, untuk PDUB itu tidak boleh pakai logo Garuda,” kata Sofyan usai rapat paripurna tingkat I Ranperda Perubahan APBD 2026 di DPRD Kabupaten Gorontalo, Senin (31/8/2026).

Bupati menegaskan, yang dipermasalahkan bukan seragamnya, melainkan atribut tambahan.

“Pakai PDUB tidak masalah. Tapi logo Garudanya itu yang tidak bisa,” tegasnya.

Karena masih berstatus Plh, Sofyan memilih memberi teguran. Sebelumnya Halid diketahui menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan Pulubala.

“Saya akan tegur dia. Kalau dia Camat definitif, sudah saya copot. Karena ini masih Sekcam dan masih keliru, ya cukup ditegur,” ujarnya.

Sofyan juga menugaskan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum atau Tapem untuk menelusuri penggunaan atribut PDUB tersebut.

Dengan adanya teguran ini, kasus pemakaian PDUB oleh Plh Camat Pulubala menjadi pengingat bagi ASN agar lebih tertib dalam mengikuti ketentuan pakaian dinas, khususnya terkait simbol negara.

Share : Â