GOSULUT.ID – Kepala SMA Negeri 1 Limboto Dr. Hj. Ester Yunginger, M.Pd., berhasil lolos seleksi Program Dana Indonesiana kategori Dokumentasi Karya/Pengetahuan Maestro atau OPK Rawan Punah untuk Perseorangan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Prestasi tersebut diraih melalui karya dokumentasi berjudul “MENJAGA TANGGOMO: Dokumen Audiovisual Pengetahuan Maestro Tradisi Lisan Gorontalo dan Pewarisannya Kepada Generasi Muda”.
Kepala SMA Negeri 1 Limboto, Dr. Hj. Ester Yunginger, M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan Kementerian Kebudayaan.
Baginya, lolosnya program ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi dunia pendidikan dan budaya Gorontalo.
“Alhamdulillah, ini amanah besar. Tanggomo adalah tradisi lisan Gorontalo yang sarat nilai, tapi mulai jarang diwariskan ke anak muda. Lewat program ini kita ingin mendokumentasikan dan menghidupkan kembali pengetahuan para maestro Tanggomo agar tidak punah,” ujar Ester, Senin (31/8/2026).
Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam menjaga budaya daerah. Sebagai “Sekolah Pemimpin Masa Depan”, SMAN 1 Limboto berkomitmen menjadi jembatan antara maestro budaya dengan generasi muda.
“Generasi muda harus tahu akar budayanya. Kalau mereka kenal Tanggomo sejak di bangku sekolah, maka tradisi ini akan terus hidup dan jadi identitas Gorontalo,” tegasnya.
Program Dana Indonesiana ini merupakan dukungan dari Kementerian Kebudayaan RI dan LPDP untuk pelestarian budaya.
Dokumentasi yang dihasilkan nantinya berupa karya audiovisual yang akan digunakan sebagai bahan pembelajaran dan rujukan pelestarian tradisi lisan.
Ester berharap hasil dokumentasi ini bisa memberi dampak luas, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga ke masyarakat luas agar nilai-nilai Tanggomo tetap lestari.






















