Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Dibalik Perdis Ada Aspirasi Rakyat yang Diperjuangkan, Syarifudin Bano Antar 20 Proposal JUT ke Kementan

114
×

Dibalik Perdis Ada Aspirasi Rakyat yang Diperjuangkan, Syarifudin Bano Antar 20 Proposal JUT ke Kementan

Sebarkan artikel ini
 

GOSULUT.ID – Wakil rakyat adalah representasi dari masyarakat yang di wakilinya untuk memperjuangkan segala aspirsi dan keluhan agar dapat diwujudkan melalui program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di daerah pemilihannya sebagaimana yang diharapkan.

Perjuangan anggota DPRD tidak berhenti hanya di tingkat pemerintah daerah tapi harus sampai ke level diatasnya yakni pemerintah pusat karena kran anggaran memang tersebar di Kementerian-kementrian dan lembaga.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Upaya meraih pundi-pundi anggaran inilah yang ‘mengharuskan’ legislator perlu melaksanakan perjalanan dinas (perdis) ke Jakarta mendatangi kementerian untuk mendapatkan atau melobi program yang sebanyak-banyaknya agar bisa dikucurkan ke Provinsi Gorontalo, seperti yang dilakukan oleh aleg Demokrat dari dapil IV, Syarifudin Bano yang mengunjungi Kementerian Pertanian (Kementan) sembari menjinjing puluhan proposal Jalan Usaha Tani (JUT).

“Total proposal yang saya bawa berjumlah 20 khususnya untuk Kabupaten Gorontalo, ” Ujarnya, Kamis (20/08/2026).

Ketua Bapemperda itu bersyukur kedatangannya diterima langsung salah satu PPK JUT, Tuku Fauzan sekaligus Ketua Tim Verifikasi, yang ternyata memberikan respon yang positif.

“Alhamdulillah beliau sangat meresmpon positif terhadap usulan ini dan insya Allah beliau berkomitmen untuk membantu dan membicarakan dengan perencanaan serta mengalokasikan kembali untuk jalan usaha tani di di wilayah Kabupaten Gorontalo begitu juga untuk tahun 2027 beliau menjanjikan akan mendapatkan lagi, ” Katanya

Syarifudin menjelaskan bahwa persyaratan mendapat JUT harus ada Perda perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan (LP2B).

“Dan kita itu sudah cukup lama sudah ada Perda itu, namun sampai saat ini kita tidak pernah mendapatkan jalan usaha tani tersebut, “Sambungnya.

Lanjut dia, berulang kali ​setiap reses dilaksanakan, JUT selalu menjasdi aspirasi dan keluhan yang diterima dari masyarakat khususnya para petani.

“Mereka butuh akses jalan usaha tani sebagai media mengangkut transportasi hasil pertanian mereka, namun jalan usaha taninya masih sangat parah, ” Imbuhnya.

Hal inilah kata Syarifudin yang menjadi paparannya dihadapan PPK JUT tersebut.

“Pak Fauzan didampingi ibu Reni dan para stafnya mendengarkan langsung apa yang saya utarakan semoga di tahun 2026 ini sisa anggaran yang ada kita akan bisa dapatkan, “ungkapnya

Ia berharap dinas terkait bisa lebih berperan melihat peluang-peluang yang ada di kementerian sebagaimana bantuan lainnya yang berhasil di lobinya.

Selain JUT, Syarifudin juga memanfaatkan pertemuan tersebut untuk memperjuangkan tambahan bantuan pompa air bagi petani di Kabupaten Gorontalo.

Saat ini, Kabupaten Gorontalo telah memperoleh bantuan sebanyak 40 unit pompa air. Syarifudin meminta agar jumlah tersebut dapat ditambah melalui program Kementerian Pertanian.

“Setelah diskusi dalam pertemuan tersebut, saya juga meminta agar Gorontalo mendapatkan tambahan pompa. Beliau menyampaikan akan menyanggupinya,” jelasnya.

Anggota Komisi III itu menambahkan, saat ini pengajuan proposal masih dapat dilakukan secara manual sambil menunggu penerapan sistem pengunggahan proposal secara daring.

“Proposal kita siapkan bersama-sama. Selagi masih bisa menggunakan proposal secara offline atau manual, ini menjadi peluang yang harus kita tangkap,” pungkas aleg Demokrat itu.

Share :