GOSULUT.ID – Kapolres Gorontalo AKBP Ki Ide Bagus Tri mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kemarau panjang yang masih melanda.
Ia menyebut, dampak El Nino yang memicu cuaca kering dan minim hujan masih akan terasa hingga beberapa bulan ke depan. Kondisi itu membuat lahan sangat rentan terbakar, apalagi jika warga membuka lahan dengan cara membakar.
“Yang paling penting saat ini kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan. Cuaca sedang kering dan angin cukup kencang. Jika api tidak diawasi dengan baik, bisa dengan cepat merembet ke area lain dan menyebabkan kebakaran yang lebih luas,” ujar AKBP Ki Ide Bagus Tri, Selasa (22/09/2026).
Pihaknya terus memantau cuaca kering di Kabupaten Gorontalo yang diprediksi masih bertahan hingga November. Ia juga mengapresiasi seluruh instansi yang selama ini terlibat dalam pemadaman karhutla dan penanganan kekeringan.
Selain karhutla, krisis air bersih juga menjadi perhatian. Tercatat tujuh kecamatan terdampak kekeringan dan ratusan kepala keluarga kesulitan mendapatkan air bersih.
“Setiap hari anggota kami turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini menjadi salah satu fokus pelayanan kami selama musim kemarau,” katanya.
Uniknya, layanan Call Center 110 yang biasanya untuk laporan kriminal, kini banyak dimanfaatkan warga untuk melaporkan karhutla hingga meminta bantuan air bersih.
“Sekarang bukan hanya laporan kriminalitas saja. Masyarakat juga menghubungi kami terkait kebakaran lahan maupun kebutuhan air bersih. Silakan manfaatkan Call Center 110 jika membutuhkan bantuan,” pungkasnya.







