GOSULUT.ID – Akhirnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar biasa Bank SulutGo (BSG)berjalan secara demokratis, Rabu (11/09). Dan Gorontalo secara sepakat menghasilkan kader asli daerah yang merupakan Pimpinan Wilayah BSG cabang Gorontalo, Rudiyanto Katili menjadi Direktur Dana dan Treasury BSG.
Menurut Sekretaris Lembaga AMPUH Provinsi Gorontalo, Akbarul Muhith Nawawi, hal ini merupakan langkah strategis yang selaras dengan upaya pemerintah daerah memperkuat peran perbankan pembangunan regional.
Keputusan tersebut, kata dia, mencerminkan pertimbangan profesional, kelembagaan, dan keberpihakan pada kepentingan daerah Gorontalo.
“Sebagai putra asli Gorontalo dengan pengalaman panjang di sektor perbankan, Rudiyanto Katili membawa perspektif yang seimbang antara kepentingan bisnis bank dan kebutuhan pembangunan daerah,” ucap Akbarul Nawawi, Kamis (12/02/2026).
Ia menyebutkan, bahwa pengalaman Rudiyanto Katili sebagai Pimpinan Wilayah BSG Cabang Gorontalo menempatkannya pada posisi ideal untuk menjembatani komunikasi strategis antara BSG dan para kepala daerah.
“Sebagai putra asli Gorontalo dengan pengalaman panjang di sektor perbankan, Rudiyanto Katili membawa perspektif yang seimbang antara kepentingan bisnis bank dan kebutuhan pembangunan daerah,” imbuhnya.
“Pengalamannya sebagai Pimpinan Wilayah BSG Cabang Gorontalo menempatkannya pada posisi ideal untuk menjembatani komunikasi strategis antara BSG dan para kepala daerah,” sambung Sekretaris Lembaga AMPUH Provinsi Gorontalo itu.
Lanjutnya, keterpilihan Rudiyanto dipandang sebagai preseden penting, karena untuk pertama kalinya representasi Gorontalo dalam RUPS BSG diisi oleh kader yang tumbuh murni dari ekosistem perbankan BSG.
Berstatus pegawai organik, Rudiyanto Katili pernah memimpin BSG Marisa, Pohuwato, sebelum dipercaya mengelola BSG wilayah Gorontalo sebuah lintasan karier yang menunjukkan kapasitas manajerial dan pemahaman institusional yang kuat.
Momentum ini, menjadi penegasan bahwa para kepala daerah Gorontalo memilih figur yang tepat dan kredibel untuk mewakili kepentingan daerah. Penunjukan Rudiyanto Katili sangatlah tepat dan dimaknai sebagai komitmen kolektif untuk menata perbankan daerah secara lebih profesional, terukur, dan berorientasi pada hasil.
Akbarul Nawawi menambahkan, bahwa dukungan publik diharapkan menjadi energi konstruktif bagi Rudiyanto Katili untuk memperkuat sinergi pembiayaan pembangunan, menjaga prinsip Good Corporate Governance, meningkatkan peran BSG dalam ekonomi daerah serta memastikan manfaat perbankan dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Dengan landasan kepercayaan, kolaborasi, dan profesionalisme, keterpilihan ini diharapkan memperkuat posisi Bank BSG sebagai mitra strategis pembangunan yang ada di Gorontalo dan mengakhiri Polemik pada tahun sebelumnya,” tambahnya.








