Scroll ke bawah untuk membaca
Provinsi Gorontalo

Korem 133/NW Komitmen Dukung Swasembada Pangan Lewat Program Teritorial di Rembuk KTNA Gorontalo

27
×

Korem 133/NW Komitmen Dukung Swasembada Pangan Lewat Program Teritorial di Rembuk KTNA Gorontalo

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Korem 133/Nani Wartabone melalui Kasrem Kolonel Inf Parsaoran Sirait menghadiri Temu Wicara Bersama Pimpinan Daerah sekaligus Rembuk Utama Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Gorontalo di Gedung UGCC Universitas Gorontalo, Selasa (09/06/2026).

Acara ini merupakan rangkaian Pekan Daerah Petani Nelayan Tahun 2026. Temu wicara digelar sebagai bentuk pematangan kesiapan petani dan nelayan menuju PENAS KTNA ke-XVII di Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Dalam sambutannya, Kasrem 133/NW Kolonel Inf Parsaoran Sirait menegaskan komitmen TNI AD melalui program pembinaan teritorial untuk mendukung ketahanan pangan di Gorontalo.

“Kami memiliki program untuk mewujudkan swasembada pangan seperti cetak sawah, pembangunan irigasi tersier, pembangunan jembatan di daerah terpencil, koperasi merah putih, dan program TNI TMMD,” tegas Kolonel Parsaoran.

Ia menambahkan, Korem 133/NW berkomitmen bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat. Sinergi itu diharapkan mewujudkan Gorontalo yang maju, aman, dan sejahtera sesuai moto Wira Dharma Cakti.

Rembuk Utama KTNA menjadi forum konsolidasi petani dan nelayan Gorontalo untuk menyiapkan program kerja serta kendala di lapangan. Dengan hadirnya Korem 133/NW, diharapkan pembinaan teritorial TNI bisa langsung menyentuh kebutuhan kelompok tani dan nelayan di desa-desa.

Program cetak sawah, irigasi tersier, dan TMMD dinilai relevan untuk membuka akses lahan pertanian serta mempermudah distribusi hasil panen. Sementara koperasi merah putih diharapkan memperkuat ekonomi petani dan nelayan dari hulu ke hilir.

Kehadiran Korem 133/NW di Rembuk KTNA menegaskan peran TNI AD tidak hanya di bidang pertahanan, tetapi juga aktif mendukung pembangunan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pangan.

Share :  
error: Content is protected !!