Scroll ke bawah untuk membaca
Provinsi Gorontalo

SMAN 1 Limboto Luncurkan SKMKG, Inovasi Digital untuk Naikkan Mutu Mengajar Guru

118
×

SMAN 1 Limboto Luncurkan SKMKG, Inovasi Digital untuk Naikkan Mutu Mengajar Guru

Sebarkan artikel ini
Kepala SMA Negeri 1 Limboto, Dr. Hj. Ester Yunginger., M.Pd.
 

GOSULUT.ID – SMA Negeri 1 Limboto kembali berinovasi di bidang pendidikan. Sekolah ini resmi meluncurkan Sistem Kendali Mutu Kinerja Guru (SKMKG), sebuah aplikasi digital terintegrasi untuk memantau dan meningkatkan kualitas mengajar para guru.

SKMKG hadir sebagai jawaban atas sistem administrasi dan supervisi guru yang sebelumnya masih manual. Semua proses kini bisa dilakukan dalam satu SuperApps. Mulai dari pengisian jurnal KBM harian, verifikasi modul ajar, sampai Penilaian Kinerja Guru atau PKG.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Kepala SMAN 1 Limboto, Dr. Hj. Ester Yunginger, M.Pd., mengatakan platform ini dibuat untuk menciptakan efisiensi dan transparansi dalam penjaminan mutu sekolah.

“Dulu pengawasan KBM dan penilaian kinerja masih pakai berkas fisik. Waktunya lama. Dengan SKMKG semua sudah digital. Kepsek dan Tim Penjamin Mutu bisa langsung lihat evaluasi mengajar guru secara real-time,” kata Ester kepada Gosulut.id, Rabu (19/8/2026).

Ester menambahkan, manfaat SKMKG tidak berhenti di administrasi. Sistem ini juga berdampak ke siswa. Karena hasil penilaian guru akan otomatis memunculkan analisis kebutuhan pelatihan yang harus diikuti guru bersangkutan.

Diadopsi 3 Sekolah di Gorontalo

Inovasi ini ternyata mendapat respons positif. Tiga SMA di Provinsi Gorontalo resmi menjalin kerja sama dengan SMAN 1 Limboto untuk mengadopsi sistem yang sama.

Sekolah tersebut adalah SMAN 1 Mootilango, SMAN 1 Bilato, dan SMAN 1 Biluhu.

Melalui Perjanjian Kerja Sama atau PKS, SMAN 1 Limboto akan memberikan transfer teknologi, pendampingan, hingga pelatihan teknis kepada Tim Penjamin Mutu sekolah mitra.

Dengan penerapan SKMKG yang berkelanjutan, SMAN 1 Limboto optimis inovasi ini bisa memperkuat budaya digital di sekolah. Selain itu juga menjadi kontribusi nyata Gorontalo untuk meningkatkan skor Indeks Inovasi Daerah atau IID dari Kemendagri.

Share :