Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Siswa di Kabgor Terpaksa Menyeberangi Sungai untuk Bisa Bersekolah

535
×

Siswa di Kabgor Terpaksa Menyeberangi Sungai untuk Bisa Bersekolah

Sebarkan artikel ini
Siswa saat menyeberangi sungai untuk pulang kerumah di Desa Ayumolingo, Kecamatan Pulubala. (Foto: Istimewa)

GOSULUT.ID – Semangat pantang menyerah, kalimat itulah yang menggambarkan para siswa di Desa Ayumolingo, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo (Kabgor), dalam menuntut ilmu.

Betapa tidak, siswa disana harus menempuh jalur di luar nalar untuk bisa sampai ke sekolah. Sejak jembatan penghubung antar Desa Ayumolingo – Desa Molamahu ambruk, setiap harinya beberapa siswa nekat menyeberangi sungai untuk bisa sampai di sekolahnya yakni SDN 15 Pulubala atau SMPN 14 Pulubala.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Salah satu orang tua siswa, Salma Mopangga mengatakan, bahwa setiap hari anaknya harus menyeberang melewati derasnya arus sungai agar bisa ke sekolah.

Kondisi sungai di perbatasan antara Desa Ayumolingo dan Molamahu saat hujan deras, Selasa (04/11) pagi tadi. Debit air tinggi dan arusnya deras sehingga para siswa tidak bisa melewatinya untuk menuju ke sekolah. (Foto: Istimewa)

“Setiap hari anak saya dan siswa lainnya yang ada di dusun ini harus melewati sungai, karena jembatan yang ada sebelumnya ambruk akibat diterjang banjir besar beberapa waktu lalu,” kata Salma kepada Gosulut.id via telepon WhatsApp, Selasa (04/11/2025).

“Di dusun (Onggamo) ini ada sekitar 50 an siswa. Jadi kalau seperti tadi pagi hujan deras, anak-anak kami tidak pergi ke sekolah karena tingginya debit air dan derasnya arus sungai,” sambungnya.

Ia mengungkapkan, bahwa ada jalan alternatif yang dapat dilewati, hanya saja jaraknya terlalu jauh.

“Ada akses jalan lainnya, tapi harus menggunakan kendaraan, karena jauh sekali,” ungkap salah satu warga Desa Ayumolingo itu.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu orang tua siswa lainnya bernama Nenang yang sangat berharap kepada pemerintah daerah dan provinsi untuk segera membangun jembatan agar akses anak-anak mereka menuju sekolah lebih mudah.

“Semoga secepatnya diperbaiki, supaya anak kami bisa pergi ke sekolah. Tidak seperti hari ini, ketika hujan deras sejak pagi kemudian air sungai naik, sehingga anak-anak tidak bisa ke sekolah,” harap Nenang.

Share :  
Post ADS
error: Content is protected !!