GOSULUT.ID – Manajemen RSIA Sitti Khadijah Gorontalo tidak tinggal diam pasca insiden keributan yang merusak sejumlah fasilitas rumah sakit. Pada Minggu (13/9/2026) sore, pihak RS resmi melaporkan JT atas dugaan pengrusakan ke pihak berwajib.
Langkah hukum ini disampaikan langsung oleh Fanly Katili, SH., MH selaku Kuasa Hukum RSIA Sitti Khadijah. Ia ditunjuk manajemen untuk mendampingi proses pelaporan.
“Kalau kemarin saya mendampingi dokter yang menjadi korban (dugaan kekerasan), hari ini kami melaporkan dugaan pengrusakan fasilitas rumah sakit Sitti Khadijah,” ujar Fanly.
Dalam laporannya, Fanly merinci sejumlah fasilitas RS yang mengalami kerusakan. Di antaranya pintu, kursi roda milik pasien, serta kursi yang terlihat dalam video yang sudah beredar di media sosial.
Berdasarkan perhitungan sementara, total kerugian material ditaksir mencapai Rp11 juta.
“Tadi kira-kira sekitar 11 juta. Itu materialnya. Secara impirisnya, perhitungan kita sekitar itu tadi,” kata Fanly.
Meski terjadi insiden, Fanly menegaskan RSIA Sitti Khadijah tetap membuka pelayanan seperti biasa.
“Akhirnya pasca kejadian itu, pelayanan kami tetap normal pelayanan,” ungkapnya.
Fanly juga menyoroti dampak kejadian terhadap pasien. Beberapa pasien sempat dirujuk, dan ada pasien yang hendak melahirkan sampai panik karena kaget.
“Nah, itu saja yang kemarin sempat kami khawatirkan. Kita berharap pasien-pasien yang sempat terganggu dengan adanya kejadian ini, mereka tetap terjaga kesehatannya,” tutup Fanly.








