Scroll ke bawah untuk membaca
OpiniViral

RSB Difitnah, Nepotisme Ditutupi: Publik Tak Bisa Dibodohi Bupati dan Kroninya

856
×

RSB Difitnah, Nepotisme Ditutupi: Publik Tak Bisa Dibodohi Bupati dan Kroninya

Sebarkan artikel ini
Akbarul M Nawawi, S.H

GOSULUT.ID – Polemik dugaan nepotisme dan pembagian proyek yang menyeret nama Bupati Bonebolango beserta keluarganya kini justru dibelokkan dengan tudingan tak berdasar kepada sosok berinisial RSB.

Narasi bahwa ada “skenario besar untuk melengserkan Bupati” yang diarahkan kepada RSB bukan hanya tidak logis, tetapi juga memperlihatkan upaya terang-terangan untuk mengalihkan perhatian publik dari substansi persoalan yang sebenarnya.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Faktanya, RSB tidak menduduki jabatan apapun dalam pemerintahan. Ia tidak memiliki kewenangan birokratis, anggaran, maupun akses struktural yang dapat digunakan untuk mengguncang kursi seorang kepala daerah.

Karena itu, menempatkan RSB sebagai dalang skenario politik hanyalah bentuk kepanikan yang dibungkus dengan narasi sensasional agar publik lupa pada dugaan nepotisme yang kini menjadi sorotan.

Lebih ironis lagi, sosok yang kini difitnah justru adalah figur yang dahulu ikut berjasa dalam proses pemenangan Ismet Mile pada Pilkada 2024. Jika benar RSB adalah individu yang membantu jalan politik Bupati hingga dilantik, maka membalas kebaikan itu dengan tuduhan fitnah adalah tindakan yang tidak hanya tidak masuk akal, tetapi juga tidak manusiawi. Publik membaca ini sebagai pengkhianatan moral yang sangat telanjang.

Tudingan bahwa RSB mendanai atau menggerakkan aksi masyarakat pun merupakan fitnah yang terlalu murahan untuk dijual di tengah era keterbukaan informasi. Gerakan kritik masyarakat muncul karena fakta-fakta dugaan penyimpangan, bukan karena ada sosok yang mengatur di belakang layar. Rekaman suara yang menyeret keluarga Bupati, pelantikan anak pada struktur tim kerja, dan indikasi bagi-bagi proyek adalah realitas yang berdiri sendiri bukan hasil rekayasa siapapun.

Dengan demikian, rilis ini menegaskan bahwa menuduh RSB hanyalah strategi pengalihan isu dari persoalan inti yang dihadapi Bupati. Upaya memukul bayangannya sendiri hanya memperlihatkan bahwa kekuasaan sedang kehilangan kendali atas narasinya. Kebenaran tidak bisa dibenamkan dengan fitnah, karena setiap fitnah justru memperjelas kepada publik apa yang sebenarnya sedang terjadi.

RSB tidak berselisih dengan siapapun, publiklah yang sedang menagih kejujuran.

Penulis: Pemuda Kecamatan Tilongkabila, Bone Bolango, Akbarul M Nawawi, S.H.

Share :  
error: Content is protected !!