GOSULUT.ID – Memasuki hari kedua Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2026–2027 dari anggota DPRD Provinsi Gorontalo, salah satu aleg dari Partai Golkar Sun Biki kembali melakukan jaring aspirasi masyarakat dengan berdialog bersama masyarakat di Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, Selasa (03/11/2026).
Salah satu warga, Yanto Koli menyampaikan aspirasi berupa harapan pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Tambuala dengan wilayah sekitarnya agar mobilitas warga semakin mudah.
‎
‎Sementara itu, Yeyen Husain mengungkapkan adanya perhatian terhadap akses jalan serta dukungan bagi pelaku UMKM, khususnya usaha kuliner dan pembuatan kue yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber penghasilan masyarakat.
‎
Atas aspirasi itu, Sun Biki menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda mendengar keluhan warga, tetapi menjadi ruang untuk mengawal kebutuhan masyarakat agar dapat diperjuangkan menjadi program nyata.
‎
‎Ia memastikan setiap aspirasi akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, dengan mempertimbangkan kewenangan, kesiapan program, serta kemampuan keuangan pemerintah.
‎
‎Anggota Komisi III itu juga menyampaikan informasi kepastian alokasi anggaran sebesar Rp129 juta untuk pembangunan Jembatan Datahu melalui APBD Perubahan 2026. Anggaran tersebut segera memasuki proses pencairan. Selain itu, terdapat dukungan anggaran sebesar Rp155 juta melalui pengajuan proposal ke DPR RI yang difasilitasi Anggota DPR RI, Rusli Habibie.
Persoalan banjir juga menjadi perhatian serius. Sun Biki mendorong optimalisasi dukungan pemerintah daerah melalui BPBD.
“Termasuk revitalisasi sungai dan pembangunan bronjong di Sungai Alo dan Malalahu sebagai langkah mengurangi risiko banjir yang mengancam permukiman warga.
‎
‎Ia juga menyoroti kondisi sejumlah jaringan irigasi di wilayah Datahu yang membutuhkan pembenahan. Salah satunya saluran irigasi di sekitar Terminal Isimu yang hingga kini belum tertangani secara tuntas.
‎
‎Untuk mencari solusi, ia berencana mengajak Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) turun langsung meninjau kondisi irigasi di Datahu dan sekitarnya. Langkah tersebut diharapkan dapat menghasilkan kajian teknis sekaligus membuka peluang pengusulan penanganan melalui anggaran APBN.
‎
‎Pada sektor bantuan sosial, Sun Biki turut menjelaskan dukungan 150 paket bantuan pangan melalui Fraksi Partai Golkar. Sementara bantuan beras 10 kilogram dari pemerintah pusat disalurkan dengan mempertimbangkan jumlah anggota keluarga dalam kartu keluarga (KK).
‎
‎







