Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Perjuangan Panjang Komisi III Berbuah Nyata, Asrama Putri MAN IC Gorontalo Kini Difungsikan

14
×

Perjuangan Panjang Komisi III Berbuah Nyata, Asrama Putri MAN IC Gorontalo Kini Difungsikan

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Perjuangan DPRD Provinsi Gorontalo dalam hal ini Komisi III bidang Perencanaan dan Pembangunan terhadap peningkatan infrastruktur di daerah terus berbuah nyata.

Salah satu yang bisa dilihat saat ini adalah Infrastruktur asrama siswa putri pada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Gorontalo. Sebagaimana diketahui sekolah ini merupakan pilot project Kemenristek Dikti TI sebagai sekolah unggul Garuda Transformatif.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Anggota Komisi III Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bone Bolango, Syamsir Djafar Kyai di sela-sela kunjungan bersama rekan legislator lainnya di sekolah tersebut, Selasa (01/09/2026) menyampaikan dorongan komisi III atas pembangunan asrama itu melalui perjalanan yang cukup panjang

“Diawali dengan kunjungan Komisi III ke Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kemenag RI, kemudian dilanjutkan ke Kementerian PPN/Bappenas RI untuk meminta agar anggaran pembangunan asrama dan fasilitas lainnya di MAN IC Gorontalo dibuka kembali blokirnya. Alhamdulillah hal ini direspon oleh kementrian melalui Sesditjend Pendis Kemenag Prof Askar, dan bangunan asrama putri telah selesai dibangun dan sudah difungsikan, ” tutur aleg Gerindra itu.

Lebih lanjut dikatakan, dukungan Kemenag ternyata tidak hanya berhenti sampai disitu. Dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan dilanjutkan dengan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) berlantai 2 sebanyak 6 kelas.

“RKB ini nantinya melengkapi apa yang sudah ada dan akan didukung dengan fasilitas pembelajaran yang modern. Saat ini pembangunannya sedang dikebut dengan target penyelesaian pada bulan Desember 2026 ini, ” imbuh Syamsir kembali.

Atas capain pekerjaan saat ini, komisi III memberikan apresiasi dan berharap agar pekerjaan RKB ini tetap menjaga kualitas. lanjut dia, beberapa saran dan koreksi telah disampaikan anggota Komisi terhadap temuan dilapangan.

“Misalnya kualitas pengoecoran dan pemasangan didinding. Selanjutnya kami juga berencana akan mengundang pelaksana dan pengawas termasuk pihak Madrasah dalam rapat bersama dengan komisi terkait, “tutupnya.

Share : Â