Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Peringatan 1 Tahun Kepemimpinan Sofyan-Tonny Terlupakan, Saatnya Melebur Menjadi Satu Bersama K12?

822
×

Peringatan 1 Tahun Kepemimpinan Sofyan-Tonny Terlupakan, Saatnya Melebur Menjadi Satu Bersama K12?

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi dan Wabup Tonny S. Junus. (Foto: Istimewa)

GOSULUT.ID – Sejak dilantik pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo di Istana Negara secara serentak. Ada sebuah harapan besar dari pemilih pasangan ST12 (Sofyan Tonny) yang berjumlah 84.742 suara atau 36,19 persen dari total suara sah.

Yakni untuk memperbaiki sistem keuangan daerah yang terkesan amburadul dan persoalan moral oknum pejabat terus menghiasi media sosial.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Dukungan rakyat terhadap pasangan Sofyan-Tonny tersebut, bukan lahir dari sebuah keinginan sekelompok orang, namun berbagai pemikiran, agar daerah ini menjadi baik.

Menurut Robin Bilondatu salah satu tim pemenangan ST12, Bupati dan Wabup harus mengevalusi setahun kepemimpinan mereka terhadap janji kampanye, apakah sudah sesuai harapan atau tidak.

“Kenapa demikian, lahirnya ST12 dari perjuangan 84.742 orang pendukungnya untuk menjadikan Bupati Gorontalo & Wabup Kabgor, Bukan dari sekolompok orang. Perlu diingat, tidak mudah jadi pemenang,” ujar Robin kepada Gosulut.id, Jum’at (27/02/2026).

Menurut dia, pasangan ST12 perlu lakukan refleksi 1 tahun kepemimpinan yang secara kebetulan berada di bulan suci Ramadan 1447 H dengan agenda buka puasa bersama.

“Silahturahmi ini akan mempererat lagi cita-cita perjuangan untuk menjadi energi baru dalam mopo’o lamahu lipu sesuai harapan 84.742 pemilih ST12 untuk pemerintahan Bupati Sofyan Puhi dan Wabup Tonny S Junus,” imbuhnya.

“Saatnya Sofyan-Tonny harus tegas dalam meletakan arah pembangunan sesuai visi misi mereka. Setahun telah berlalu, hari ini harus lebih baik dari kemarin,” sambung Robin.

Hal senanda disampaikan Rustam Camaru terkait setahun kepemimpinan ST12, ia menyebutkan, bahwa acara refleksi setahun kepemimpinan perlu dilaksanakan sebagai ajang silahturahmi para pejuang dan simpatisan serta bisa memberi masukan terkait apa yang menjadi perhatian kedua pasangan ini, baik dalam maupun luar pemerintahan.

“Contoh saja, hari ini kata orang, Limboto menjadi awal bangkitnya UMKM dari Kawasan Bawah Menara (KBM) setiap malam ramai pengunjung untuk mereka datang bersantai bersama keluarga dan teman. Kini Limboto bukan kota mati lagi di era ST12,” ujar Rustam.

Dia menilai Bupati Sofyan Puhi dan Wabup Tonny S Junus harus berani mengambil langkah tegas untuk mensterilkan pemerintahannya dengan orang-orang loyal dan jujur untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

“Masih seperti kata orang lain kepada kami, hari ini pemerintahan ST12, bukan K12, tapi masih kalah 12 kosong dari bukan pendukung seperti mereka, ” tandasnya.

Hal berbeda disampaikan oleh Syarifin yang sangat mengenang perjuangan bagaimana menjadikan ST12 untuk menjadi pemenang. Pertarungan begitu keras, sebab lawan didukung oleh para ASN yang dikenal dengan K12, bahkan sampai di kecamatan.

“Semua itu hanya sepenggal cerita, apakah perjuangan itu masih ada di hati mereka yang berkuasa saat ini? Lucunya lagi, sebagian para pejuang berkata, hari ini ST12 telah usai. Yang ada hanya Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan Wabup Tonny S. Junus. Jadi silahkan melebur dengan K12 untuk bersama pemerintahan saat ini,” ucap Syarifin dengan nada sinis.

Share :  
Post ADS
error: Content is protected !!