Scroll ke bawah untuk membaca
Kabupaten Gorontalo

Pemerintah Pastikan Takjil di Kawasan Menara Limboto Aman Dikonsumsi

726
×

Pemerintah Pastikan Takjil di Kawasan Menara Limboto Aman Dikonsumsi

Sebarkan artikel ini
Wabup Kabupaten Gorontalo Tonny S Junus didampingi Kepala Dinas Kesehatan Ismail Akase saat melakukan sidak dalam rangka uji sampel takjil bersama BBPOM di Kawasan Menara Limboto. (Foto: Aldy/Gosulut)

GOSULUT.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyatakan takjil dan makanan yang dijual di Kawasan Menara Limboto aman atau layak untuk dikonsumsi.

Hal ini disampaikan oleh Sekda Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur usai mendampingi Wabup Tonny S. Junus melaksanakan sidak dalam rangka uji sampel takjil dan makanan bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Gorontalo di Kawasan Menara Limboto, Kamis (26/02/2026).

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Alhamdulillah dari 18 sampel yang diambil semuanya negatif (aman), tidak ada yang mengandung bahan berbahaya sehingga aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” ujar Sugondo Makmur.

Ia pun memberikan apresiasi kepada seluruh pedagang takjil di Kawasan Menara Limboto yang telah menjaga dengan baik kualitas dagangannya.

“Kami selaku pemerintah daerah tentunya mengucapkan terima kasih kepada para pedagang karena telah menjaga apa yang mereka jual, baik itu dalam bentuk kue maupun minuman,” imbuh Sugondo.

Sementara itu, Kepala BBPOM Provinsi Gorontalo, Lintang Purba Jaya menjelaskan, bahwa pengawasan takjil dan makanan oleh pihaknya telah dilakukan di sejumlah daerah, mulai dari Kota Gorontalo, Boalemo dan Kabupaten Gorontalo.

“Sampai dengan saat ini belum kita temukan produk takjil yang mengandung bahan berbahaya, jadi alhamdulillah aman,” jelasnya.

Disamping itu, pihaknya bersama satgas BPOM juga melakukan pengawasan di pasar – pasar untuk mencegah bahan yang berbahaya tersebut telah beredar mulai dari pasar.

“Kita akan turun di beberapa tempat melakukan pengawalan untuk pencegahan pada makanan yang kadaluarsa maupun makanan berbahaya,” tutur Lintang. (Adv)

Share :  
Post ADS
error: Content is protected !!