GOSULUT.ID – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Korem 133/Nani Wartabone menggelar Bakti Sosial (Baksos) Kesehatan di Rumkitban Gorontalo, Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut menyediakan berbagai layanan medis gratis untuk masyarakat umum, mulai dari pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, pelayanan khitanan gratis, donor darah, hingga pemeriksaan gigi gratis.
Rangkaian baksos ini juga terhubung secara terpusat melalui Video Conference (Vicon) yang dipimpin langsung Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Dalam arahannya, Panglima TNI menegaskan agar Bakti Kesehatan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sebagai wujud kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat.
Momentum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sesuai tema HUT ke-81 TNI “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Panglima TNI menginstruksikan seluruh jajaran di daerah untuk memberikan pelayanan yang optimal, ramah, tertib, dan profesional.
Kesiapan tenaga medis, sarana, obat-obatan, dan perlengkapan pendukung harus dipastikan, dengan mengutamakan keselamatan dan kualitas pelayanan.
Selain pengobatan, kegiatan ini juga difokuskan pada pemeriksaan kesehatan, deteksi dini, pencegahan penyakit, serta edukasi kesehatan bagi warga. Panglima juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI AD, AL, AU, pemerintah daerah, instansi terkait, dan tenaga kesehatan setempat.
Danrem 133/Nani Wartabone menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan dan kesehatan masyarakat Gorontalo, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI-rakyat.
“Bakti sosial kesehatan ini adalah bentuk pengabdian nyata TNI kepada masyarakat. Kami ingin momentum HUT ke-81 TNI ini membawa manfaat langsung, khususnya membantu meringankan beban masyarakat di bidang kesehatan,” ujar Danrem.
Masyarakat tampak antusias memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan. Kegiatan ini melibatkan tenaga medis dari Kesdam dan Denkesyah serta bersinergi dengan Dinas Kesehatan setempat, PMI, dan instansi terkait lainnya.







