GOSULUT.ID – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Kunjungan kerja (kunker) ke Badan Pengembangan Infrastruktur Pekerjaan Umum Wilayah III dalam rangka melakukan konsultasi integrated city planning/ICP untuk Provinsi Gorontalo.
Kunjungan ini dipimpin langsung Ketua Komisi III, Dr. Espin Tulie, bersama Wakil Ketua I DPRD Ridwan Monoarfa, serta Staf Ahli Gubernur Gorontalo, Bonie Ointoe dan diterima Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Pekerjaan Umum Wilayah III, Pranoto.
Wakil Ketua I, Ridwan Monoarfa menyampaikan bahwa hasil konsultasi ini akan menjadi bahan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah.
“Kami ingin memastikan setiap langkah pengembangan kawasan di Gorontalo berdampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Sementara itu Pranoto menjelaskan bahwa Integrated City Program (ICP) Gorontalo masuk dalam daftar 10 kota prioritas di Indonesia. Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan sinergi semua pihak yang berkepentingan, baik Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, maupun pihak investor.
“Dengan keterbatasan dana pemerintah, kita perlu menentukan skala prioritas. Kawasan mana yang mau dikembangkan—apakah kawasan pariwisata, kawasan pelabuhan, kawasan ekonomi, atau akses jalan—harus diputuskan secara matang,” ujarnya.
Ia turut menyoroti pentingnya memperhatikan indikator ICOR (Incremental Capital Output Ratio)—rasio antara tambahan investasi dengan tambahan output yang dihasilkan. Menurutnya, pengembangan kawasan tidak boleh sampai menimbulkan biaya perawatan yang lebih besar daripada modal yang kembali.
“Bagi pemerintah pusat pembangunan kawasan bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya strategis untuk mendorong arus ekonomi, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.







