GOSULUT.ID – Setelah melaksanakan konsultasi ke Kementerian PUPR terkait Integrated City Program (ICP) atau Perencanaan Kota Terpadu, Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melanjutkan agenda yang sama ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/BAPPENAS, Kamis (14/08/2025).
Konsultasi dipimpin Ridwan Monoarfa selaku Wakil Ketua I Ridwan Monoarfa bersama ketua komisi Espin Tulie didampingi Sun Biki, Anas Jusuf, Indri Dunda, perwakilan BAPPEDA, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Rombongan disambut Direktur Pembangunan Indonesia Timur Ika Ratna Wulandari dengan staf teknis
Ridwan Monoarfa menyampaikan, keikutsertaan Kota Gorontalo dalam ICP adalah peluang besar untuk mendorong percepatan pembangunan.
“Dengan status sebagai salah satu kota prioritas pariwisata, Gorontalo memiliki peluang besar untuk mengembangkan potensi unggulan secara terpadu. Harapannya, ICP bisa menjadi langkah nyata mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik,” tuturnya.
Sementara itu BAPPENAS memaparkan bahwa dari 36 perkotaan Non Wilayah Metropolitan (NWM) di Indonesia, Kota Gorontalo masuk dalam kategori 10 Kota Pariwisata Prioritas bidang perkotaan dalam RPJMN 2025–2029.
“Melalui ICP, Kota Gorontalo diharapkan dapat menghasilkan pengembangan kawasan bernilai tambah. Mendorong pertumbuhan kota sebagai engine growth yang efektif melalui sektor unggulan pariwisata serta merumuskan strategi city branding yang mendukung ASTA CITA Presiden RI, berfokus pada pembangunan kota berkarakter, inovatif, mandiri, serta pengembangan kawasan strategis yang mengangkat keunikan daerah,” jelas Ika Ratna Wulandari.







