Scroll ke bawah untuk membaca
Provinsi Gorontalo

Kolaborasi BI dan Komunitas 1000 Guru Lewat POLOPALO, Perluas Edukasi CBP Rupiah hingga ke Pelosok Bone Bolango

25
×

Kolaborasi BI dan Komunitas 1000 Guru Lewat POLOPALO, Perluas Edukasi CBP Rupiah hingga ke Pelosok Bone Bolango

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo berkolaborasi dengan Komunitas 1000 Guru menggelar Program Rupiah Menyapa Pelosok Negeri (POLOPALO) 2026 di SD Negeri 7 Bone, Desa Ilohuuwa, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia memperluas edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah) kepada masyarakat, khususnya para pelajar di wilayah yang berada jauh dari pusat perkotaan.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Plh. Kepala Perwakilan BI Provinsi Gorontalo, M. Andi Destriyan H.B Alydrus, dalam sambutannya menyampaikan, edukasi mengenai Rupiah merupakan bagian dari tugas Bank Indonesia sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan uang Rupiah.

“Bank Indonesia itu salah satunya punya peran dan tugas yang penting terkait dengan pengelolaan uang Rupiah. Kita semua setiap hari berhubungan dengan uang Rupiah, khususnya uang tunai, uang kertas dan uang logam. BI yang melakukan pengelolaan dan mengedarkannya ke seluruh wilayah,” ujarnya.

Lanjut dia, selain mengelola Rupiah, Bank Indonesia juga memiliki kewajiban untuk memberikan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat mengenai pentingnya mengenal, mencintai, memahami, serta menjaga Rupiah.

Dijelaskan, edukasi CBP Rupiah selama ini telah dilakukan melalui berbagai program, mulai dari lingkungan pendidikan seperti perguruan tinggi, SMA, SMP hingga SD, maupun kepada masyarakat di luar lingkungan sekolah.

Namun, BI Gorontalo tidak ingin edukasi tersebut hanya menjangkau masyarakat di wilayah perkotaan maupun daerah yang memiliki akses mudah.

“Kami tentunya juga tidak ingin hanya di kota-kota atau kabupaten yang wilayahnya mungkin dekat. Kami juga punya kewajiban untuk melakukan edukasi ke pelosok, yang aksesnya lebih menantang,” katanya.

Atas dasar itu, BI Gorontalo kemudian menggandeng Komunitas 1000 Guru yang memiliki program serupa dengan menyasar sekolah-sekolah di wilayah pelosok.

Kolaborasi tersebut kemudian melahirkan program POLOPALO, yang diambil dari bahasa Gorontalo dan merupakan nama alat musik tradisional.

“Program ini namanya POLOPALO, Program Literasi Rupiah Menyapa Pelosok Gorontalo,” jelasnya.

Andi mengungkapkan, sepanjang 2026, program edukasi Rupiah ke wilayah pelosok telah dilakukan sebanyak empat kali bersama Komunitas 1000 Guru. Ia berharap program tersebut dapat memberikan wawasan baru kepada para siswa mengenai pentingnya mencintai, mengenali, dan merawat Rupiah.

Dalam edukasi CBP Rupiah, masyarakat juga diperkenalkan cara merawat uang Rupiah agar tetap dalam kondisi baik, di antaranya dengan tidak melipat, meremas, maupun merobek uang. Selain itu, masyarakat diberikan pemahaman mengenai cara mengenali keaslian uang Rupiah melalui metode 3D, yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

“Intinya kalau edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah ini adalah supaya masyarakat dan adik-adik di sini mencintai uang Rupiah, mengenali, merawat dan menjaga uang Rupiah,” tuturnya.

Ditegaskan, edukasi Rupiah tidak boleh berhenti pada satu kegiatan atau satu wilayah saja. BI Gorontalo akan terus berupaya menjangkau masyarakat yang belum tersentuh edukasi mengenai Rupiah.

“Semoga program ini bisa bermanfaat dan tentunya tidak hanya berhenti di sini. Kita bisa memberikan wawasan dan edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah ke berbagai masyarakat yang mungkin belum tersentuh,” pungkasnya.

Share :