Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Kembali Ke Dapil, Siti Nurayin Sompie Jaring Aspirasi Masyarakat Kayu Bulan

182
×

Kembali Ke Dapil, Siti Nurayin Sompie Jaring Aspirasi Masyarakat Kayu Bulan

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Seluruh Anggota DPRD Provinsi Gorontalo saat ini kembali ke daerah pemilihan masing-masing dalam rangka melaksanakan kegiatan reses Masa persidangan pertama tahun 2025 2026.

Terkait hal itu, Srikandi Partai Gerindra Siti Nurayin Sompie melakukan tatap muka bersama masyarakat di Kelurahan Kayu Bulan Kecamatan Limboto, Selasa (21/10/2025) guna menjaring segala aspirasi.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Sebagai wakil rakyat, saat ini saya berada di depan bapak, ini, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemerintah kelurahan untuk mendengar segala masukan atas aspirasi-aspirasi agar saya perjuangkan di DPRD,” ujarnya.

Ia menegaskan, karena rakyat telah memberikan amanah dan kepercayaan kepadanya diparlemen, maka wajib baginya berupaya semaksimal mewunudkan dan merealisasikan aspirasi tanpa melihat atau memilah-milah masyarakat.

“Saya tidak melihat atau memilih apakah warga itu memilih ataupun tidak memilih saya saat pileg kemarin tapi ketika sudah duduk di parlemen maka wajib bagi saya untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi yang diharapkan,” tegasnya.

Saat dialog, anggota Komisi I tersebut memberikan berbagai pertanyaan dan masukan segala keluhan termasuk juga dari pemerintah kelurahan. Seperti Handtraktor, motor bagi penjual sayur dan ikan, mesin perontok padi, bantuan bengkel las, beasiswa, motor Viar, bantuan bibit sapi dan ayam, rukun duka serta majelis taklim.

Siti Nurayin meminta terhadap yang disampaikan supaya segera ditindaklanjuti dengan memasukan permohonan atau proposal

“Nanti buatkan proposal yang ditandatangani langsung oleh pak lurah dan masukan kepada staf saya dan dipastikan masuk dalam DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial),” jelasnya.

Ia juga berharap bantuan-bantuan yang telah diterima jangan dijual tapi di kembangkan terus sehingga masyarakat yang memiliki usaha bisa maju dan berpendapatan.

“Misalnya bagi yang menerima bantuan ternak, tolong sapi, kambing atau ayamnya jangan di jual tapi dikembangkan supaya usahanya bisa bertahan bahkan berkembang,” tandasnya.

Share :  
error: Content is protected !!