Scroll ke bawah untuk membaca
Advertorial

Imigrasi Gorontalo Hadir untuk Rakyat, DWP dan PIMPASA Gelar Bakti Sosial di Botubarani

10
×

Imigrasi Gorontalo Hadir untuk Rakyat, DWP dan PIMPASA Gelar Bakti Sosial di Botubarani

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID — Komitmen pelayanan masyarakat yang inklusif dibuktikan secara nyata oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo. Mengingat pada program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto harus nyata dalam pelayanan berupa bakti sosial yang dirasakan oleh masyarakat langsung, maka Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo yang diketuai oleh Natalie Josua resmi bergandengan tangan dengan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) menggelar kegiatan bakti sosial di desa binaan imigrasi, yaitu desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.

Mengambil tema “Dharma Wanita Persatuan Hadir Untuk Sesama”, langkah kolaboratif ini hadir sebagai wujud kepedulian hangat sekaligus sarana mempererat keharmonisan antara jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo dan masyarakat yang menetap di Desa Binaan Imigrasi. Diketahui Desa Botubarani adalah wilayah pesisir yang memiliki masyarakat dengan mata pencaharian utama adalah nelayan.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Kami ingin lebih pendekatan kepada ibu-ibu yang berada di wilayah pesisir. Kami juga ingin mengetahui seperti apa kehidupan ibu-ibu di wilayah pesisir,” ujar Natalie Josua.

Dalam aksi sosial tersebut, rombongan DWP dan PIMPASA menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan pokok serta paket edukasi secara langsung kepada warga setempat. Edukasi dikemas interaktif untuk menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam memanfaatkan hasil laut yang didapat selama ini. Mengingat pada periode tertentu ada kondisi angin dianggap sangat membahayakan para nelayan jika tetap memaksa berlayar.

Menurut Natalie Josua, peningkatan kemampuan mengolah dan memasarkan hasil laut diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapai kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil. Antusiasme dan senyum kebahagiaan menyambut kehadiran ibu-ibu DWP Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo yang didampingi PIMPASA saat datang ke Desa Binaan Imigrasi tersebut.

Sejak semangat Imigrasi Untuk Rakyat ditumbuhkan oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, segala upaya terus ditunjukkan seluruh insan imigrasi Indonesia. Termasuk di dalamnya Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo yang ingin mewujudkan pelayanan yang berdampak ke masyarakat dari semua kegiatan yang dimiliki selama ini. Lebih dari itu, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo ingin memastikan bahwa kehadiran desa binaan imigrasi dapat dirasakan dampak positifnya secara langsung dan nyata oleh seluruh lapisan warga di Bone Bolango.

Menurutnya, konsep desa binaan imigrasi memegang peranan yang sangat vital dan strategis untuk terus dibina secara berkelanjutan. Pembinaan tersebut mencakup pelbagai aspek kehidupan, mulai dari penguatan literasi hukum keimigrasian, pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga pemberdayaan ekonomi dan sosial warga. Peran PIMPASA sebagai garda terdepan di tingkat desa menjadi jembatan komunikasi yang sangat efektif untuk menyerap aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

Kerja sama yang harmonis ini membuktikan bahwa fungsi imigrasi tidak hanya terbatas pada pengawasan administratif, tetapi juga memiliki dimensi kepedulian sosial yang kuat.

Langkah nyata DWP dan PIMPASA ini diharapkan menjadi pemantik inspirasi bagi penguatan program pemberdayaan masyarakat di wilayah lainnya. Ke depan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pembinaan agar manfaat keberadaan lembaga ini kian mengakar di tengah publik. Lewat sentuhan kasih dan edukasi berkelanjutan, Desa Binaan Imigrasi di Bone Bolango kini menjelma menjadi simbol keberhasilan sinergi antara keimigrasian dan masyarakat.

Share :  
error: Content is protected !!