Scroll ke bawah untuk membaca
Kontrol

Imigrasi Gorontalo dan Wartawan Kuatkan Sinergi dan Kolaborasi Lewat Media Gathering

23
×

Imigrasi Gorontalo dan Wartawan Kuatkan Sinergi dan Kolaborasi Lewat Media Gathering

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo menggelar Media Gathering bersama sejumlah wartawan, Kamis (24/9/2026), dengan mengangkat tajuk “Satu Frekuensi, Satu Narasi Menguatkan Sinergi dan Kolaborasi”

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo, Joshua Pahala Martua, dalam sambutannya menyampaikan tema yang diusung dalam kegiatan bukan sekadar slogan, tetapi menjadi semangat untuk membangun hubungan yang semakin baik dengan insan media.

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

“Tema ini bagi kami bukan sekadar slogan, tetapi merupakan sebuah semangat untuk membangun hubungan yang semakin baik antara Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo dengan insan media,” ujarnya.

Dikatakan, komunikasi publik memiliki peran penting dalam pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian. Sebab, kebijakan, program, maupun pelayanan yang dilakukan pemerintah akan lebih bermakna apabila dapat dipahami masyarakat melalui informasi yang jelas, benar, mudah dipahami dan dapat dipercaya. Karena itu, ia menilai media memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun komunikasi publik.

“Media bukan hanya menjadi sarana untuk menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun komunikasi dengan masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, melalui media, berbagai informasi mengenai kebijakan keimigrasian, pelayanan masyarakat, pengawasan orang asing hingga berbagai inovasi yang dilakukan jajaran keimigrasian dapat disampaikan secara lebih luas.

Hubungan antara Imigrasi dan media, kata Joshua, tidak sebatas hubungan antara sumber informasi dan pemberitaan. Lebih dari itu, keduanya memiliki peran sebagai mitra dalam menyampaikan informasi publik.

Di tengah perkembangan era digital, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga akurasi dan verifikasi informasi. Menurutnya, informasi saat ini dapat menyebar dalam hitungan menit bahkan detik sehingga kecepatan penyampaian informasi harus diimbangi dengan tanggung jawab.

“Kecepatan tersebut tentunya harus diimbangi dengan akurasi, verifikasi, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik,” tegasnya.

Melalui kegiatan itu Joshua berharap komunikasi antara Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo dan insan media dapat berlangsung lebih terbuka dan intensif. Ia juga mengajak wartawan untuk tidak ragu melakukan konfirmasi kepada pihak Imigrasi apabila terdapat informasi keimigrasian yang membutuhkan penjelasan.

“Apabila terdapat informasi keimigrasian yang perlu dikonfirmasi, kami berharap rekan-rekan media tidak ragu untuk berkomunikasi dengan jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo,” ujarnya.

Sebaliknya, pihak Imigrasi berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang aktual, faktual dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Joshua menegaskan, makna “satu frekuensi” dalam tema kegiatan tersebut bukan berarti media dan pemerintah harus selalu memiliki sudut pandang yang sama.

“Justru melalui komunikasi dan dialog yang terbuka, kita dapat saling memahami peran, tugas, dan tanggung jawab masing-masing,” jelasnya.

Ia mengakui media memiliki independensi dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya. Sementara itu, Imigrasi sebagai institusi pemerintah memiliki tanggung jawab memberikan informasi publik secara transparan dan sesuai ketentuan.

Menurutnya, perbedaan perspektif merupakan bagian dari dinamika yang sehat. Namun, terdapat komitmen yang sama untuk menghadirkan informasi yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat.

Joshua berharap Media Gathering tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal dari hubungan yang lebih erat, komunikasi yang semakin terbuka serta kolaborasi yang semakin kuat antara Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo dan insan media di Provinsi Gorontalo.

“Mari kita bersama-sama membangun ekosistem komunikasi publik yang sehat. Imigrasi memberikan informasi, media menyampaikan kepada masyarakat, dan masyarakat mendapatkan informasi yang tepat,” pungkasnya.

Share :