GOSULUT.ID – Upaya dan langkah Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) yang berhasil memperjuangkan alokasi anggaran pusat untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di daerah, mendapat atensi serta perhatian anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Syarifudin Bano, dimana gorontalo mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp120 miliar untuk sejumlah ruas jalan yang tersebar di provinsi.
Bagi Aleg Partai Demokrat ini perjuangan itu dilakukan dengan kerja keras, termasuk melalui pertemuan langsung di Jakarta dengan Kementerian PUPR dan Bappenas dimana Komisi III turut mendampingi dan memberi penguatan terhadap kebutuhan infrastruktur bagi daerah
“Alhamdulillah, kita mendapat enam ruas jalan, dua ruas jalan provinsi dan empat untuk kabupaten. Ini bukan hal mudah di tengah kondisi fiskal pusat yang ketat. Namun berkat doa dan perjuangan bersama, akhirnya Gorontalo mendapatkan alokasi anggaran tersebut,” ujarnya.
Dikatakan, alokasi anggaran Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk Provinsi Gorontalo bahkan lebih besar dibandingkan Sulawesi Utara dan sejumlah daerah lainnya.

“Hasil ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara DPRD, Pemerintah Provinsi, dan BPJN dalam menyakinkan pemerintah pusat bahwa kebutuhan perbaikan jalan di Gorontalo sangat mendesak,” imbuh dia.
Meski demikian, dari tiga usulan ruas jalan di Kabupaten Gorontalo, hanya satu yang disetujui, yaitu ruas jalan di Kecamatan Mootilango, Desa Talumopatu, dengan nilai sekitar Rp20 miliar.
“Memang anggaran tersebut belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat, namun menjadi langkah awal penanganan,” sambungnya.
Kata dia kembali, paling tidak sudah ada penanganan atas keluhan masyarakat yang selama ini menunggu. Mudah-mudahan pekerjaan ini akan segera dimulai setelah proses tender yang kini sementara berjalan.
“Saya berharap seluruh pihak ikut mengawasi dan mengawal pelaksanaan agar hasilnya maksimal,” tandas legislator dari Dapil Boliyohuto Cs itu.








