GOSULUT.ID – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gorontalo (Kabgor) lagi dan lagi menunjukkan inovasinya dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat khususnya para pedagang.
Dimana kali ini, Disperindag Kabgor dibawah kepemimpinan Victor Asiku tengah menyiapkan kartu sakti yang dikhususkan bagi para pedagang yakni E-Retribusi.
Kartu E-Retribusi ini rencananya akan dilaunching oleh Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi pada tanggal 29 Juni mendatang.

Kepada media, Victor menyampaikan bahwa untuk pembuatan Kartu E-Retribusi pihaknya bekerja sama dengan BRI Cabang Limboto dan telah melakukan penandatanganan MoU pada Senin (16/06) lalu.

Dengan adanya Kartu E-Retribusi, maka metode pembayaran retribusi pasar yang ada di Kabupaten Gorontalo tidak akan menggunakan karcis lagi.
“Setelah melaksanakn MoU (dengan Bank BRI Cabang Limboto), kita melakukan sosialisasi di delapan pasar dan langsung melaksanakan uji coba,” ucap Victor Asiku saat diwawancarai, Kamis (19/06/2025).
“Sehingga ketika dilaunching pada tanggal 29 Juni mendatang, metode pembayaran menggunakan E-Retribusi sudah berjalan di semua pasar yang ada di Kabupaten Gorontalo,” sambungnya.
Manfaat Kartu E-Retribusi
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gorontalo, Victor Asiku menjelaskan manfaat Kartu E-Retribusi yakni memberikan kemudahan kepada para pedagang untuk melakukan pembayaran retribusi pasar.
“Dengan Kartu E-Retribusi, para pedagang akan lebih mudah melakukan pembayaran, sebab dengan hanya menunjukkannya kartu itu, petugas akan mengscannya dan transaksinya telah selesai. Tetapi sebelum itu, mereka (pedagang) harus melakukan top up saldo terlebih dahulu. Ini juga mengurangi transaksi dengan menggunakan uang tunai,” jelasnya.

Selain itu, manfaat yang bisa didapatkan oleh para pedagang yakni Pelayanan Cek Kesehatan (CKG) dan Pelayanan TERA secara gratis.
“Jadi hanya dengan memperlihatkan Kartu E-Retribusi dan KTP Kabupaten Gorontalo, maka bisa mendapatkan pelayanan cek kesehatan gratis di seluruh puskesmas yang ada di Kabgor,” tutur Victor.
“Kemudian untuk pelayanan tera, Badan Metrologi akan melakukan sistem jemput bola yakni mendatangi para pedagang di masing-masing pasar lalu mendirikan posko. Mereka juga melayani pelayanan tera di kantor UPTD Metrologi tanpa dipungut biaya,” tambahnya.
Cara Mendapatkan Kartu E-Retribusi
Para pedagang di Kabupaten Gorontalo tidak perlu bingung untuk mendapatkan Kartu E-Retribusi. Sebab kartu tersebut nantinya akan mulai diperjual belikan dengan harga Rp30.000 pada tanggal 29 Juni 2025 mendatang dalam acara Car Free Day di Kawasan Menara Limboto.
Kemudian Dinas Perindag dan Perindustrian Kabupaten Gorontalo juga akan mensupplai Kartu E-Retribusi tersebut ke petugas di masing-masing pasar agar para pedagang lebih mudah mendapatkannya. (Adv)








