Scroll ke bawah untuk membaca
Legislatif

Dialog di Hutuo, Siti Respon Permohonan Karpet Mesjid dan Himbau Warga Terkait Sampah

339
×

Dialog di Hutuo, Siti Respon Permohonan Karpet Mesjid dan Himbau Warga Terkait Sampah

Sebarkan artikel ini

GOSULUT.ID – Reses merupakan waktu yang sangat tepat untuk dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi kepada wakilnya yang ada di DPRD.

Olehnya, momentum reses masa persidangan kedua tahun 2025-2026 anggota DPRD Provinsi Gorontalo digunakan sebaiknya-baiknya oleh warga lingkungan II Kelurahan Hutuo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo untuk menanyakan dan berdialog berbagai program kepada legislator Gerindra Siti Nurayin Sompie saat melakukan dialog dan tatap muka, Jumat (05/02/2026).

Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Aspirasi yang diungkapkan masih didominasi terkait program bantuan UMKM, Ternak Sapi dan Ayam, perbengkelan, bantuan Hibah Mesjid tentang perbaikan, rukun duka, majelis taklim, dan sebagainya.

“Saya dari perwakilan warga, ingin menyampaikan permohonan kami yakni karpet untuk mesjid dan kursi bagi majelis taklim serta apakah penjual pulsa bisa mendapa bantuan juga, ” Ujar salah seorang ibu.

Siti Nurayin Sompie yang pada periode keduanya di DPRD Provinsi Gorontalo itu menyampaikan bahwa karpet dan kursi bisa mendapat bantuan melalui pokok pikirannya (pokir).

“InsyaAllah bisa bu, tinggal masukan saja proposal permohonan yang diketahui lurah setempat begitu juga terkat mesjid nanti cantumkan SK (surat keputusan) takmirul mesjid, buku rekening atas nama mesjid cantumkan apa-apa yang menjadi kebutuhan misalnya berapa lembar karpet,” Ujarnya.

Wakil Ketua Komisi I itu juga menghimbau masyarakat yang mengeluhkan sampah dan saluran air yang tergenang agar tidak selalu bergantung pada pemerintah tapi dengan proaktif bekerjasama membersihkan lingkungan sekitarnya, Siti juga menyampaikan bahwa ia telah meminta kepada dinas terkait di Kabupaten Gorontalo agar dalam memberikan ijin bagi developer dalam membangun perumahan harus juga menyiapkan sarana prasarana pengangkut sampah.

“Kelurahan Hutuo ini sudah viral dengan sampah di media sosial seperti tik tok, memang wilayah ini banyak lokasi perumahan dari informasi yang saya dapat ada sekitar 32 titik perumahan dari 16 developer jadi hitung saja volume sampah dalam setiap harinya, makanya sudah ditekankan agar developer yang mau membangun perumahan perlu menyiapkan alat pengangkut sampah di tiap perumahan misalnya viar, mengingat armada pengangkut sampah di kabupaten gorontalo sangat terbatas tidak heran kadang sampah tidak terangkut semuanya apalagi yang ada di perumahan. Saya juga berharap kita dan semuanya untuk peduli lingkungan, kita kan bisa antisipasi sendiri dengan mandiri sambil bekerjasama dan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar kita,” Jelasnya.

Share :  
error: Content is protected !!